Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
M.Ramadhan Syahputra, INOVASI PEMERINTAH DALAM PENGELOLAAN MASALAH PENCEMARAN SUNGAI BERBASIS SOCIAL EMPOWERMENT PADA PEMERINTAH KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,2023

Berdasarkan pengujian kualitas air sungai oleh tim ekspedisi nusantara bersama perkumpulan telapak teritori aceh pada 28-29 mei 2022 yang mengambil sampel air krueng aceh dari empat lokasi berbeda meliputi segmen hulu dan hilir, yang didalamnya termasuk hilir adalah jembatan beurawe kota banda aceh, dalam pengukuran kualitas air ini didapati bahwa sungai krueng aceh tercemar. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui inovasi pemerintah kota banda aceh dalam mengelola masalah pencemaran sungai, serta untuk mengetahui apa saja hambatan serta tantangan pemerintah dalam pengelolaan masalah pencemaran sungai di kota banda aceh. penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif menggunakan teori inovasi oleh theodore, roger, dan konsep social empowertment oleh maryani & nainggolan. proses analisis data dilakukan dengan menggunakan 3 tahapan yaitu reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. hasil penelitian menunjukkan bahwasanya dalam pengelolaan masalah pencemaran sungai, pemerintah kota banda telah mengupayakan inovasi dalam penanganan persoalan ini, adapun inovasi yang dilakukan oleh pemerintah yaitu: program waterfront city, pembuatan taman atau ruang terbuka hijau di area sekitar sungai, program voice announcement, monitoring dan evaluasi. hambatan bagi pemerintah dalam pengelolaan sungai ini terbagi kepada dua hal yaitu: kurangnya kesadaran dari masyarakat dan kondisi pencemaran tersebut, karena pencemaran bisa terlihat secara langsung dan tidak secara langsung. melihat bahwa inovasi yang dilakukan dan dikembangkan oleh pemerintah ini tentunya berhubungan baik untuk menjaga kelestarian lingkungan dan pastinya juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat. permasalahan lingkungan ini akan selalu menjadi tantangan yang harus sama-sama diatasi juga diperlukan perhatian yang lebih dan tentunya seiring perkembangan teknologi yang menyebabkan banyak sekali dampak tentunya bagi lingkungan sekitar. diharapkan pemerintah kota banda aceh agar lebih tegas dalam menangani permasalahan pencemaran sungai ini, dan masyarakat kota banda aceh diharapkan untuk bisa membatu pemerintah dalam hal penanganan pencemaran sungai ini agar mencapai kepada tujuan. kata kunci: inovasi pemerintah, pencemaran sungai, social empowerment, krueng aceh



Abstract

Based on river water quality testing by the Archipelago Expedition Team together with the Telapak Teritori Aceh association on 28-29 May 2022 which took samples of Krueng Aceh water from four different locations covering the upstream and downstream segments, including downstream, the Beurawe Bridge, Banda Aceh City, in measuring the quality. This water was found to be polluted in the Krueng Aceh River. The aim of this research is to determine the innovation of the Banda Aceh City government in managing river pollution problems, as well as to find out what the government's obstacles and challenges are in managing river pollution problems in Banda Aceh City. This research uses a qualitative method with a descriptive approach using innovation theory by Theodore, Roger, and the concept of Social Empowerment by Maryani & Nainggolan. The data analysis process was carried out using 3 stages, namely reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the research show that in managing river pollution problems, the Banda City government has sought innovation in handling this problem. The innovations carried out by the government are: Waterfront city program, creation of parks or green open spaces in areas around the river, voice announcement programs, monitoring and evaluation. The obstacles for the government in managing this river are divided into two things, namely: lack of awareness from the public and the condition of the pollution, because pollution can be seen directly and indirectly. Seeing that the innovations carried out and developed by the government are certainly related to preserving the environment and of course also improving the welfare of society. This environmental problem will always be a challenge that must be addressed together and requires more attention and of course along with the development of technology which causes many impacts on the surrounding environment. It is hoped that the Banda Aceh City Government will be more assertive in dealing with the problem of river pollution, and it is hoped that the people of Banda Aceh City will be able to help the government in handling river pollution so that it achieves its goals. Keyword : Government Innovation, River Pollution, Social Empowerment, Krueng Aceh



    SERVICES DESK