Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Meliana Putri Rezeki W.R, PEMETAAN INDEKS POTENSI LAHAN PERTANIAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KABUPATEN ACEH TENGAH. Banda Aceh Fakultas MIPA Informatika,2023

Abstrak kabupaten aceh tengah merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi alam yang strategis di provinsi aceh. potensi alam seperti lahan pertanian dan lokasi wisata alam yang sangat indah membuat kota ini dijuluki sebagai kota diatas awan. lahan yang terbentang luas merupakan sumber daya alam yang diperlukan untuk pengembangan usaha pertanian. potensi lahan memiliki arti penting dalam pengolahan lahan dan pemanfaatannya. pemanfaatan lahan sebaiknya sesuai dengan potensi lahan yang dimiliki. penelitian ini menggunakan lima parameter dalam menentukan indeks potensi lahan (ipl) yaitu kemiringan lereng, litologi, jenis tanah, curah hujan dan kerawanan bencana longsor. penelitian ini menggunakan metode pengharkatan/indeks nilai dan metode tumpang susun. hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah peta indeks potensi lahan kabupaten aceh tengah dan peta yang dihasilkan menyajikan tiga kelas potensi lahan yang terdiri dari kelas (1) rendah, (2) sedang, dan (3) tinggi. berdasarkan hasil penelitian didapatkan presentase dari lahan rendah yaitu 58,3%, sedangkan untuk presentase lahan dengan kelas sedang yaitu 40,88% dan presentase lahan dengan kelas tinggi yaitu 0,82%. kecamatan dengan indeks potensi lahan tinggi adalah kecamatan bebesen dengan luas wilayah 474,23 ha. kata kunci: ipl, gis, pertanian, aceh tengah



Abstract

ABSTRACT Central Aceh Regency is one of the areas that has strategic natural potential in Aceh Province. Natural potential such as agricultural land and very beautiful natural tourist sites make this city dubbed as the city above the clouds. Large stretches of land are natural resources needed for the development of agricultural businesses. Land potential has an important meaning in land processing and utilization. Land use should be in accordance with the potential of the land owned. This study uses five parameters in determining the Land Potential Index (IPL), namely slope, lithology, soil type, rainfall and landslide vulnerability. This study used the value index method and the stacking method. The results obtained from this study are the land potential index map of Central Aceh Tengah and the resulting map presents three classes of land potential consisting of (1) low, (2) medium, and (3) high classes. Based on the results of the study, the percentage of low land was 58.3%, while the percentage of land with medium class was 40.88% and the percentage of land with high class was 0.82%. The sub-district with a high land potential index is Bebesen District with an area of 474.23 Ha. Keywords: IPL, GIS, Agriculture, Central Aceh



    SERVICES DESK