Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Raisya Husna Agustin, ANALISIS PEMETAAN INDEKS POTENSI LAHAN DI KABUPATEN ACEH BESAR MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS. Banda Aceh Fakultas mipa,2023

Abstrak kabupaten aceh besar sangat strategis membuat pertumbuhan pertanian dapat berkembang dengan cepat dan juga belum adanya indeks potensi lahan di kabupaten aceh besar yang berdampak kurang efektif dalam pengolahan lahan. lahan merupakan sumber daya alam yang penting untuk pengembangan usaha pertanian. pemanfaatan lahan yang sesuai dengan potensi lahan dapat meningkatkan produktivitas dan kelestarian lahan. penelitian ini bertujuan untuk memetakan potensi lahan pada kabupaten aceh besar dengan menggunakan lima parameter, yaitu kemiringan lereng, litologi, jenis tanah, curah hujan, dan kerawanan bencana erosi. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengharkatan dan metode tumpang susun. berdasarkan hasil dari penelitian, peta menyajikan empat kelas potensi lahan yang terdiri dari kelas rendah dengan luas 104.078,05 ha atau sebesar 36,86%, kelas sedang dengan luas 129.763,40 ha atau sebesar 45,96%, kelas tinggi dengan luas 47.901,42 ha atau sebesar 16,96%, dan kelas sangat tinggi dengan luas 560,34 ha atau sebesar 0,19%. kecamatan dengan indeks potensi lahan sangat tinggi yang terluas di kabupaten aceh besar adalah kecamatan seulimeum dengan luas 295,35 ha. kata kunci: indeks potensi lahan (ipl), sistem informasi geografis, pengharkatan, tumpang susun



Abstract

ABSTRACT The district of Aceh Besar is highly strategic, facilitating rapid growth in agriculture, and the absence of a land potential index in Aceh Besar has had a less effective impact on land management. Land is a crucial natural resource for the development of agricultural activities. Proper utilization of land according to its potential can enhance productivity and sustainability. This research aims to map the land potential in Aceh Besar by utilizing five parameters: slope, lithology, soil type, rainfall, and vulnerability to erosion disasters. The methods employed in this study are the rating method and overlay method. Based on the research results, the map presents four classes of land potential, comprising a low class covering an area of 104,078.05 hectares or 36.86%, a medium class covering 129,763.40 hectares or 45.96%, a high class covering 47,901.42 hectares or 16.96%, and a very high class covering 560.34 hectares or 0.19%. The sub-district with a very high land potential index, and the largest in Aceh Besar, is Seulimeum with an area of 295.35 hectares. Keywords: Land Potential Index (LPI), Geographic Information System, scoring, overlay method



    SERVICES DESK