Prevalensi diabetes mellitus terus meningkat dan merupakan salah satu penyebab kematian setiap lima detik. peningkatan penderita diabetes sejalan dengan peningkatan berat badan dan indeks massa tubuh yang berlebih sebagai faktor resiko diabetes. pengaruh indeks massa tubuh terhadap diabetes disebabkan rendahnya aktivitas fisik dan tingginya konsumsi karbohidrat, protein, dan lemak yang merupakan faktor risiko terjadinya peningkatan indeks massa tubuh. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan indeks massa tubuh dengan angka kejadian diabetes mellitus di desa alue naga, banda aceh, indonesia. populasi pada penelitian masyarakat alue naga berjumlah 1.108 orang dengan jumlah sampel 220 secara purposive sampling. hasil penelitian menunjukkan rata-rata responden yang memiliki imt ˃27 yaitu 39 responden (17,7 %) dan responden dengan positif diabetes mellitus sebanyak 75 responden (34,1%). hasil uji analisa inferensial menggunakan chi-square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara indeks massa tubuh dengan angka kejadian diabetes mellitus di desa alue naga, banda aceh (p-value 0,001). hasil penelitian ini diharapkan menjadi perhatian bagi masyarakat masyakarat menyadari bahwa sangat penting menjaga pola hidup dan keseimbangan gizi yang baik untuk mencegah terjadinya diabetes mellitus dengan melakukan aktivitas fisik yang teratur dan menjaga konsumsi nutrisi yang adekuat.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
THE RELATIONSHIP OF BODY MASS INDEX WITH THE INCIDENT OF DIABETES MELLITUS IN ALUE NAGA COMMUNITY. Banda Aceh Fakultas Keperawatan,2023
Baca Juga : SELF EFFICACY MANAJEMEN DIABETES MELLITUS PADA PESERTA PROLANIS DI KOTA BANDA ACEH (RIZKITA FATHIMATUZZUHRA, 2022)
Abstract
The prevalence of diabetes mellitus continues to increase and is one of the causes of death every five seconds. The increase in people's diabetes is in line with the increased body weight and excess body mass index as risk factors for diabetes. The effect of body mass index on diabetes is due to low physical activity and high consumption of carbohydrates, protein, and fat, which are risk factors for increasing body mass index. This study aimed to determine the relationship between body mass index and the incidence of diabetes mellitus in Banda Aceh, Indonesia. The research population of the Alue Naga community was 1,108 people, with a sample size of 220 using purposive sampling. The research results showed that 39 respondents (17,7%) had a BMI of ˃27, and 75 respondents (34.1%) were diabetes mellitus. The results of the chi-square analysis test showed a significant relationship between body mass index and the incidence of diabetes mellitus (p-value 0.001). It is hoped that the public will realize the importance of maintaining a good lifestyle and nutritional balance to prevent diabetes mellitus by carrying out regular physical activity and maintaining adequate nutritional consumption.
Baca Juga : HUBUNGAN POLA MAKAN, USIA, DAN GENETIK DENGAN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI POLIKLINIK PENYAKIT DALAM RSUD MEURAXA BANDA ACEH (M. Alfajri, 2017)