Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Rifda Clarissa Namiko, PENGARUH KRIM KOMBINASI EKSTRAK CASCARA PULP KOPI ARABIKA GAYO DAN NILAM ACEH 1% TERHADAP KOLAGEN DAN ELASTIN, UJI IN VIVO PADA TIKUS MODEL PHOTOAGING. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2023

Photoaging adalah bentuk penuaan ekstrinsik yang disebabkan oleh paparan sinar matahari yang kronis dan repetitif. paparan sinar uv dapat menimbulkan ros yang dapat berujung dengan degradasi kolagen dan elastin sehingga menimbulkan tanda-tanda photoaging. cascara pulp kopi arabika gayo merupakan salah satu limbah yang banyak dihasilkan karena produksi kopi di aceh sangat tinggi. tidak hanya itu, nilam aceh juga merupakan komoditas unggul indonesia yang banyak dibudidayakan di aceh. penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan rancangan randomized post test only. tiga puluh ekor tikus putih jantan galur wistar akan dibagi dalam 5 kelompok yang berbeda : krim basis (kontrol negatif), krim vitamin c 10% (kontrol positif), kombinasi krim ekstrak cascara pulp kopi arabika gayo dan nilam aceh 1% dengan konsentrasi 10% (p1), 12,5% (p2), dan 15% (p3). setiap kelompok mendapat paparan sinar uvb dengan total dosis sinar 1.020 mj/cm2 selama 6 minggu. parameter yang diamati adalah ketebalan dan kepadatan serat kolagen dan elastin pada kulit tikus putih. pada pengukuran ketebalan dan kepadatan kolagen, terdapat perbedaan yang signifikan (p value



Abstract

Photoaging is a form of extrinsic aging caused by chronic and repetitive sun exposure. UV exposure can cause ROS which can lead to the degradation of collagen and elastin resulting in signs of photoaging. Arabica Gayo coffee cascara pulp is one of the most widely produced wastes because coffee production in Aceh is very high. Not only that, Aceh patchouli is also a superior Indonesian commodity that is widely cultivated in Aceh. This study is an experimental study with a randomized post test only design. Thirty male Wistar white rats will be divided into 5 different groups: base cream (negative control), 10% vitamin C cream (positive control), a combination of Gayo arabica coffee cascara extract cream and Aceh patchouli 1% with concentrations of 10% (P1), 12.5% (P2), and 15% (P3). Each group received UVB exposure with a total light dose of 1,020 mJ/cm2 for 6 weeks. The parameters observed were the thickness and density of collagen and elastin fibers in white rat skin. In the measurement of collagen thickness and density, there was a significant difference (p value



    SERVICES DESK