Pemodelan mesin diesel secara termodinamika merupakan proses pengembangan dan digunakan untuk kombinasi serta mangasumsi persamaan tersebut di dalam proses dan analisanya. pemodelan tersebut untuk menghitung daya, torsi, pemakaian bahan bakar spesifik, ignition delay dengan memvariasikan putaran (rpm) sehingga menghasilkan kondisi tingkat unjuk kerja mesin tersebut secara teoritik. hasil dari pemodelan termodinamika adalah semakin besar putaran, maka daya, torsi, tekanan efektif rata-rata (bmep) semakin meningkat dan pemakaian bahan bakar spesifik akan menurun. semakin besar sudut engk:ol (crank angle), maka volume silinder semakin besar, tekanan dalam silinder menu run. pada 16,5"° sudut engkol bahan bakar diinjeksikan, pada 14,5° sudut engkol dimulainya pembakaran. kata kunci: pemodelan termodinamika, mesin diesel, unjuk kerja.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISA UNJUK KERJA MESIN DIESEL SATU SELINDER RUGGERINI TIPE HT-51 DENGAN MENGGUNAKAN PEMODELAN TERMODINAMIKA. Banda Aceh Fakultas Teknik,2007
Baca Juga : KESEIMBANGAN ENERGI PADA MESIN DIESEL RUGGERINI TIPE HT-51 DENGAN MENGGUNAKAN CAMPURAN MINYAK KELAPA SAWIT DAN SOLAR (Akhmad sholeh, 2024)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS DAYA BERKURANG PADA MOTOR BAKAR DIESEL DENGAN SUSUNAN SILINDER TIPE SEGARIS (IN-LINE) (Muzzammil, 2016)