Progesteron sangat berperan penting untuk mempertahankan kehamilan, terutama pada awal kehamilan sehingga rendahnya kadar progesteron diduga dapat menyebabkan terjadinya abortus. tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara kadar progesteron dengan kejadian abortus. rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kohort retrospektif. subjek penelitian terdiri atas 102 orang ibu hamil yang berobat ke praktik dokter spesialis kandungan dan kebidanan konsultan fertilitas dan endokrinologi reproduksi apotik rasi banda aceh. hasil penelitian dianalisis secara deskriptif dan induktif dengan uji chi-square dengan mempertahankan tingkat kepercayaan p 0,05. berdasarkan hasil uji chi-square diperoleh hasil, yaitu ada hubungan antara kadar progesteron dengan kejadian abortus (p= 0,000) dengan kadar progesteron rata-rata (cut point) pada pasien yang mengalami abortus adalah 15,72 ng/ml. jadi, dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara kadar progesteron dengan kejadian abortus pada ibu hamil dengan usia kehamilan
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN KADAR PROGESTERON DENGAN KEJADIAN ABORTUS PADA IBU HAMIL DENGAN USIA KEHAMILAN KURANG DARI SAMA DENGAN 12 MINGGU. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2011
Baca Juga : KORELASI KADAR C-REACTIVE PROTEIN, LAJU ENDAP DARAH, PROGESTERON DAN ESTRADIOL TERHADAP KEJADIAN ABORTUS IMMINENS PADA KEHAMILAN TRIMESTER PERTAMA DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (dr. Fitra Rizia, 2020)
Abstract
Baca Juga : GAMBARAN KARAKTERISTIK KASUS ABORTUS DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEHRNTAHUN 2009 (Sakena Nurza, 2023)