Cedera menjadi salah satu masalah kesehatan yang serius dan membutuhkan penanganan khusus, dikarenakan jika tidak ditangani segera dapat menyebabkan seseorang mengalami keadaan kegawatdaruratan bahkan sampai kematian. prevalensi angka cedera di indonesia mencapai 9,2%. tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat gambaran pengetahuan kegawatdaruratan cedera pada masyarakat. jenis penelitian kuantitatif, dengan desain penelitian cross sectional study. total sampel pada penelitian ini berjumlah 279 orang, dengan teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data berupa kuesioner yang terdiri dari 11 pernyataan tentang pengetahuan mengenai kegawatdaruratan cedera pada masyarakat dan instrumen telah teruji valid dan reliabel dengan nilai cronbach alpha (0.955). hasil dari penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar dari responden yaitu 113 responden (40,5%) memiliki pengetahuan yang cukup terkait pengetahuan kegawatdaruratan pada cedera. hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor yaitu, usia, pendidikan, fasilitas informasi dan pengalaman. diharapkan kepada masyarakat untuk lebih banyak mencari informasi dan mengikuti pelatihan terkait pertolongan pertama cedera sehingga dapat memberikan pertolongan yang tepat bagi orang yang membutuhkan penanganan segera.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGETAHUAN KEGAWATDARURATAN CEDERA PADA MASYARAKAT DI KECAMATAN BAITUSSALAM ACEH BESAR. Banda Aceh Fakultas Keperawatan,2023
Baca Juga : GAMBARAN PENGETAHUAN PENANGANAN AWAL CEDERA ANKLE SPRAIN DAN STRAIN PADA SISWA SMA NEGERI 3 KOTA BANDA ACEH (CUT NYAK PUAN INDAH SALWA, 2024)
Abstract
Injury is one of the serious health problems that requires special handling, since if it is not treated promptly, it can cause someone to experience an emergency even to death. The prevalence of injury rates in Indonesia has reached 9.2%. The purpose of this study is to examine the knowledge of injury emergencies in the society. The type of this study is quantitative, with a cross sectional study design. The total sample in this study amounted to 279 people, with the sampling technique, namely simple random sampling. The instrument used in collecting the data is a questionnaire consisting of 11 statements about knowledge of injury emergencies in the society. The instrument has been tested valid and reliable with a Cronbach Alpha value (0.955). The results of the study showed that most of the respondents, particularly 113 respondents (40.5%) had sufficient knowledge related to knowledge of injury emergencies. It can be caused by several factors, such as, age, education, information facilities, and experience. It is expected that the society will pursue more information and attend training or seminar related to first aid for injuries. Hence, they can provide appropriate help for people who need immediate treatment.
Baca Juga : GAMBARAN PENGETAHUAN SUAMI TENTANG KONDISI GAWAT DARURAT PADA IBU DENGAN PERDARAHAN POSTPARTUM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAITUSSALAM (Inong Endah Inayah, 2024)