Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Meisami Reisha, EVALUASI NILAI EKONOMIS PADA PERENCANAAN PEMBANGUNAN GALANGAN KAPAL TRADISIONAL FIBERGLASS 5 GT DI KOTA SIBOLGA. Banda Aceh Fakultas Kelautan dan Perikanan (S1),2023

Kapal perikanan merupakan salah satu unsur dalam menentukan keberhasilan operasi penangkapan ikan. ketersediaan material kayu sebagai bahan baku kapal nelayan saat ini semakin menipis. hal ini menjadi masalah yang serius bagi sebagian besar masyarakat kota sibolga yang berprofesi sebagai nelayan. oleh karena itu perencanaan pembangunan galangan kapal fiberglass 5 gt dibutuhkan untuk memberikan solusi kebutuhan nelayan di kota tersebut. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa layak pembangunan usaha galangan kapal tradisional fiberglass 5 gt di kota sibolga dan untuk mengetahui nilai ekonomis pembangunan galangan kapal tradisional fiberglass 5 gt di kota sibolga. metode yang digunakan untuk mengetahui kelayakan usaha menggunakan metode analisa kelayakan usaha. berdasarkan analisa kelayakan usaha didapatkan hasil bahwa net cash flow yang didapat yaitu sebesar rp 2.804.200.000, npv (net present value) yaitu sebesar rp 1.766.685.283, gross b/c ratio sebesar 3,050013599, irr (internal rate of return) sebesar 14,76%, bep (break even point) atau titik impas (tahun) sebesar 1 tahun 1 bulan atau tingkat pengembalian nilai investasi kurang dari 3 tahun, bep atau titik impas (unit) usaha yang berada pada titik 0 yaitu 1 unit dan bep atau titik impas (rupiah) sebesar rp 76.905.177. hasil-hasil tersebut melebihi dari batas kelayakan usaha sehingga dapat disimpulkan bahwa pembangunan usaha galangan kapal fiberglass di kota sibolga berada dalam keadaan layak untuk pembangunan. kata kunci: galangan kapal fiberglass, analisa kelayakan usaha, membangun galangan kapal baru



Abstract

Fishing vessels are one of the factors determining the success of fish-catching operations. The availability of wood as a raw material for fishing boats is diminishing. This is a serious problem for many residents of Sibolga City who work as fishermen. Therefore, the planning of a fiberglass traditional shipyard with a 5 GT capacity is needed to provide a solution to the needs of fishermen in the city. This study aims to determine the feasibility of establishing a traditional fiberglass shipyard with a 5 GT capacity in Sibolga City and to assess the economic value of such a venture. The method used to assess the feasibility of the business is a business feasibility analysis. Based on the business feasibility analysis, the results are as follows: Net Cash Flow is Rp 2.804.200.000, NPV (Net Present Value) is Rp 1.766.685.283, Gross B/C Ratio is 3,050013599, IRR (Internal Rate of Return) is 14,76%, BEP (Break Even Point) in years is 1 year 1 month, which means the return on investment is less than 3 years. The BEP in terms of the number of units is 1 unit, and the BEP in terms of Indonesian Rupiah is Rp 76.905.177. These results exceed the business feasibility thresholds, so it can be concluded that the establishment of a fiberglass shipyard in Sibolga City is financially viable for development. Keywords: Fiberglass shipyard, business feasibility analysis, establishing a new shipyard



    SERVICES DESK