Sistem proteksi katodik anoda korban merupakan metode pengendalian korosi yang telah digunakan secara luas. namun perencanaan dan evaluasinya pada umumnya masih bergantung pada pengalaman dan bersifat coba-salah (trial-error), sehingga cacat dalam perencanaan hanya akan diketahui setelah sistem itu berjalan dan menyebabkan kegagalan. untuk mengatasi hal ini, dewasa ini telah dikembangkan simulasi perencanaan sistem proteksi katodik anoda korban dengan menggunakan metode elemen batas (bem). bem memiliki kelebihan dibandingkan metode lainnya karena hanya membutuhkan data dipermukaan geometri untuk melakukan kalkulasi. geometri dan meshing dibangun menggunakan software salome v3.2.9, dan hasil distribusi potensial pada tangki diaplikasikan dengan menggunakan software paraview v3.3.0. studi kasus dilakukan untuk menganalisa pengaruh lokasi peletakan dan ukuran anoda korban pada sistem proteksi katodik tangki bagian dalam. dalam studi kasus, digunakan anoda berbentuk silinder pada tangki bagian dalam. simulasi dilakukan dengan 6 variasi posisi peletakan anoda korban dan variasi anoda korban. dari hasil penelitian yang dilakukan diperoleh bahwa untuk pemerataan proteksi, dapat dilakukan dengan mengubah jarak antara tangki dan anoda korban. jarak yang terlalu jauh dapat menyebabkan kekurangan proteksi, dan jarak yang terlalu dekat menyebabkan kelebihan proteksi. melalui hasil simulasi dapat ditentukan jarak anoda yang dapat menghasilkan proteksi yang seragam diseluruh permukaan tangki.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
SIMULASI PENGARUH LOKASI DAN UKURAN ANODA KORBAN PADA SISTEM PROTEKSI KATODIK TANGKI BAGIAN DALAM MENGGUNAKAN BEM 3D. Banda Aceh Fakultas Teknik,2010
Baca Juga : SIMULASI EFEKTIFITAS DESAIN SISTEM PROTEKSI KATODIK ANODA KORBAN PADA BALOK BETON BERTULANG DERMAGA MENGGUNAKAN METODE ELEMEN BATAS 3D (M. Rizky Hidayatullah, 2015)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS PENGARUH RESISTIVITAS TANAH DAN COATING PADA SISTEM PROTEKSI KATODIK ANODA KORBAN PIPA BAWAH TANAH MENGGUNAKAN COMSOL MULTIPHYSICS (LISNAWARI HASIBUAN, 2026)