Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES
Veria Taufiani, HUBUNGAN FERITIN SERUM TERHADAP TINGGI BADANRNDAN TINGGI DUDUK PADA ANAK USIA 12-18 TAHUNRNDENGAN TALASEMIA β MAYOR DI RUMAH SAKIT UMUM RNDAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Kedokteran Ilmu Kesehatan Anak,2023

Latar belakang. talasemia β mayor membutuhkan transfusi darah rutin sehingga menyebabkan kelebihan besi. kelebihan besi merupakan salah satu faktor yang memengaruhi gangguan pertumbuhan. kelebihan besi juga menghambat aktivitas osteoblas dan membantu diferensiasi osteoklas serta reabsorbsi tulang yang akan menyebabkan penurunan tinggi seseorang. tujuan. untuk mengetahui hubungan feritin serum terhadap tinggi badan dan tinggi duduk pada anak usia 12 – 18 tahun dengan talasemia β mayor di rumah sakit umum daerah dr. zainoel abidin banda aceh. metode. penelitian ini merupakan studi analitik observasional yang dilakukan di sentra talasemia rumah sakit umum daerah dr. zainoel abidin banda aceh sejak juli – agustus 2023. data dianalisis dengan uji korelasi pearson. hasil. 21 orang dari 40 subjek penelitian adalah perempuan. kadar feritin serum > 2000 ng/ml yaitu 29 anak (72.5%). pada penelitian ini, sebagian besar subjek dengan tinggi badan sangat pendek dan tinggi duduk tidak normal masing-masing sebesar 33 anak (82.5%) dan 23 anak (57.5%). terdapat hubungan yang signifikan antara feritin serum terhadap tinggi badan dengan arah korelasi negatif (p = 0.030 dan r = -0.165). analisis hubungan feritin serum terhadap tinggi duduk didapatkan hubungan yang signifikan dengan arah korelasi negatif (p = 0.035 dan r = -0.150). kesimpulan. terdapat hubungan yang signifikan antara feritin serum terhadap tinggi badan dan tinggi duduk. kata kunci: talasemia β mayor, feritin serum, tinggi badan, tinggi duduk



Abstract

Background. β-thalassemia major requires regular blood transfusions, leading to iron overload. Iron excess is one of the factors affecting growth disorders. Iron excess also inhibits osteoblast activity and assists osteoclast differentiation and bone resorption, resulting in a decrease in an individual’s height. Objective. To determine the relationship of serum ferritin to height and sitting height in children aged 12-18 years with β- thalassemia major at dr. Zainoel Abidin Regional General Hospital Banda Aceh. Methods. This research is an observational analytical study conducted at the thalassemia center of dr. Zainoel Abidin Hospital, Banda Aceh, from July to August 2023. Data were analyzed using the Pearson correlation test. Results. Of the 40 study subjects, 21 were female. Serum ferritin levels > 2000 ng/ml were found in 29 children (72.5%). In this study, most subjects had severely stunted and abnormal sitting height with 33 children (82.5%) and 23 children (57.5%), respectively. There was a significant correlation between serum ferritin levels and standing height with a negative correlation (p = 0.030 and r = -0.165). The analysis of the relationship between serum ferritin levels and sitting height also showed a significant correlation with a negative direction (p = 0.035 and r = - 0.150). Conclusions. There is a significant relationship between serum ferritin with standing height and sitting height. Keywords: β-thalassemia major, serum ferritin, standing height, sitting height



    SERVICES DESK