Suatu proses pemesinan bertujuan untuk mendapatkan suatu produk yang baik. salah satu proses yang digunakan adalah dengan proses gerinda. pada penelitian ini digunakan proses gerinda rata dengan variasi kedalaman potong (0,005, 0,01, 0,05, 0, 1, 0,5) µm. jenis batu gerinda yang digunakan adalah aluminium oxide (ai2,o3) produksi norton dan dnsk dengan grit size 80. alat ukur kekasaran permukaan menggunakan surfcom 408 a tsk zeiss dan alat ukur kerataan permukaan menggunakan dial indikator. hasil dari penelitian ini didapat variasi nilai kekasaran dan kerataan permukaan pada tiap kedalaman potong. nilai kekasaran permukaan tertinggi didapa tpada pengukuran terhadap kedalaman potong 0,5 m sebesar 0.7184 um menggunakan batu gerinda produksi norton tanpa media pendingin. sedangkan nilai kekasaran permukaan terendah didapat pada pengukuran dengan kedalaman potong 0,005 um sebesar 0.487um menggunakan batu gerinda produksi dnsk dengan menggunakan media pendingin. dari hasil pengukuran diketahui bahwa kualitas hasil proses gerinda sangat dipengaruhi oleh kedalaman potong, kualitas dari batu gerinda dan temperatur tinggi. kata kunci : kekasaran permukaan, kerataan permukaan, kedalaman potong
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH BATU GERINDA OKSIDA ALUMINIUM (A1203) DARI PRODUK YANG BERBEDA TERHADAP KEKASARAN DAN KERATAAN PERMUKAAN HASIL PROSES GERINDA RATA. Banda Aceh Fakultas Teknik,2009
Baca Juga : ANALISA KEKASARAN DAN KERATAAN PERMUKAAN BESI COR HASIL PROSES GERINDA RATA TIPE LFS 2213 M/H (Andrew Zulinoviansyah, 2023)
Abstract
Baca Juga : ANALISA KEKASARAN DAN KERATAAN PERMUKAAN HASIL PROSES GERINDA RATA TERHADAP BAJA KARBON S 45 C DENGAN VARIASI KEDALAMAN POTONG (Mudatsir. R, 2023)