Kokas yang baik sebagai penyedia panas dan karbon saat berada didalam tungku pemanas bagi industri kecil seperti pengrajin pandai besi, maupun rumah tangga sangat dinantikan keberadaannya: dikarena bahan bakar fosil lainnya seperti minyak bumi dan gas sangat tidak efisien dan ekonomis, dan batubara yang ada saat ini masih sangat rendah kualitasnya. pada experimen ini dikaji karakteristik penurunan massa karbonisasi briket koas menggunakan dapur karbonisasi dengan menngunakan kompor minyak dengan temperatur api berkisar antara 500 °c-600 °c dengan temperatur ruang karbonisasi 130 dc. eksperimental pengujian kualitas briket kokas akibat karbonisasi telah dilokukan dengan menggunakan dapur pemanas skala laboratorium, dimana temperatur ruang karbonisasi dapat diatur sesuai dengan temperatur yang ditetapkan. media pembriketan yang digunakan adalah material aspal dan ter. kualitas briket kokas dianalisa dari hasil pengujian rekarbonisasi dan pengujian kekuatan briket kokas dengan menggunakan alat i-type tumbler test (selinder). hasil penelitian karbonisasi menunjukkan bahwa pada temperatur 1300c terjadi penurunan massa akibat karbonlsasi selama 60 menit yakni 41%. persentase penurunan massa (rekarbonisasi) pada perekat ter lebih besar dibandingkan dengan perekat aspal. adapun uji degradsi briket kokas dengan perekat ter lebih mudah pecah dibandingan dengan briket perekat aspal. kata kunci : batubara, karbonisasi, kokas, briket kokas, degradasi kokas.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KAJI EKSPERIMENTAL PENGARUH MATERIAL PEREKAT TERHADAP DEGRADASI BRIKET KOKAS PADA TEMPERATUR RENDAH. Banda Aceh Fakultas Teknik,2013
Baca Juga : KAJI EKSPERIMENTAL PENGARUH VARIASI JUMLAH BATUBARA PADA BRIKET BIJIH BESI TERHADAP PRILAKU REDUKSI DENGAN METODE DIRECT REDUCTION IRON (DRI) (Zahlul, 2018)
Abstract
Baca Juga : EFEK PERSENTASE PEREKAT TERHADAP KUALITAS BRIKET BIOARANG TEMPURUNG KEMIRI DAN KULIT ASAM JAWA (Ratna Maulina, 2016)