Kelompok lanjut usia dipandang sebagai kelompok masyarakat yang berisiko mengalami gangguan kesehatan. disabilitas fungsional pada lanjut usia merupakan respons tubuh sejalan dengan bertambahnya umur seseorang dan proses kemunduran yang diikuti dengan munculnya gangguan fisiologis, penurunan fungsi, gangguan kognitif, gangguan afektif, dan gangguan psikososial. depresi merupakan gangguan psikiatri yang paling sering terjadi pada pasien lanjut usia. pada subyek lanjut usia di panti wreda, proporsi lanjut usia yang mengalami depresi begitu bervariasi berdasakan tingkatan status kognitif . penelitian ini bertujuan untuk hubungan status kognitif dengan simptom depresi pada lansia di uptd rumoh seujahtera geunaseh sayang ulee kareng kota banda aceh yang dilaksanakan pada bulan maret 2013. jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan desain cross sectional. data kuesioner yang diperoleh dari 40 responden dianalisis secara deskriptif, kemudian untuk mencari pengaruh tiap variabel status kognitif terhadap simptom depresi akan dilakukan analisis dengan uji chi-square pada program spss version 17.0. hasil uji statistik chi-square menunjukkan bahwa nilai probabilitas (p)>0,05 (p=0,012).ini berarti bahwa adanya hubungan antara status kognitif dengan simptom depresi. kata kunci: status kognitif, simptom depresi, lanjut usia.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN STATUS KOGNITIF DENGAN SIMPTOM DEPRESI PADA LANSIA DI UNIT PELAKSANAAN TEKNIS DINAS (UPTD) RUMOH SEUJAHTERA GEUNASEH SAYANG ULEE KARENG KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2013
Baca Juga : HUBUNGAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBUTUHAN GIZI DENGAN STATUS GIZI LANJUT USIA DI UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS (UPTD) RUMOH SEUJAHTERA GEUNASEH SAYANG BANDA ACEH TAHUN 2011 (Elferawati, 2022)