Glass lonomer cement (gic) konvensional merupakan salah satu material restorasi estetik di bidang kedokteran gigi yang memiliki banyak keuntungan. glass ionomer cement (gic) konvensional bersifat biokompatibel, mampu berikatan dengan baik terhadap struktur gigi, dan melepaskan fluor. namun, gic konvensional juga memiliki kekurangan yakni brittle dan mudah terkikis apabila terpapar cairan asam sehingga menyebabkan kekasaran permukaan. tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh minuman berkarbonasi terhadap kekasaran permukaan gic konvensional yang ditinjau dari sebelum dan setelah perendaman, spesimen berbentuk. silinder dengan diameter 10 mm dan tebal 2 mm. jumlah spesimen 10 buah yang diberi perlakuan siklus perendaman 5 menit dalam minuman berkarbonasi dan 15 menit dalam aquades sebanyak 6 kali siklus selama 2 jam untuk 5 hari. kekasaran permukaan sebelum dan sesudah perendaman diukur menggunakan surface roughness lester mitutoyo sj 201. data dianalisis dengan paired t-test untuk mengetahui perbedaan kekasaran permukaan antara sebelum dan sesudah perendaman dalam minuman berkarbonasi. hasil uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan bermakna antara kekasaran permukaan sebelum perendaman dan sesudah perendaman (r, sebelum = 0,5363 um dan ra sesudah = 0,6368 um). dapat disimpulkan bahwa minuman berkarbonasi dapat meningkatkan kekasaran permukaan glass ionomer cement (gic) konvensional. kata kunci : glass ionomer cement (gic) konvensional, minuman berkarbonasi, asam sitrat, kekasaran permukaan
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
EVALUASI KEKASARAN PERMUKAAN GLASS IONOMER CEMENT (GIC) KONVENSIONAL SETELAH PERENDAMAN DALAMRNMINUMAN BERKARBONASI. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2013
Baca Juga : PENGARUH COATING GLASS IONOMER CEMENT KAPSUL TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN SETELAH PAPARAN KOPI DAN ROKOK (Anggie Safitri H, 2017)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH PAPARAN KOPI DAN ROKOK TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN GLASS IONOMER CEMENT KAPSUL YANG DI-COATING (SAYED RUSTIA, 2017)