Kandidiasis rongga mulut merupakan infeksi jamur yang paling sering disebabkan oleh candida albicans (c. albicans). terdapat beberapa obat antijamur yang dapat digunakan untuk perawatan kandidiasis rongga mulut, namun tergolong mahal, nyeri, serta terjadi resistensi. biji pinang (areca catechu) merupakan tanaman herbal yang mengandung senyawa kimia berupa tanin dan alkaloid yang berpotensi dalam mengbambat c . albicans. tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ekstrak biji areca catechu terhadap pertumbuhan c. albicans pada berbagai konsentrasi. penelitian ini bersifat eksperimental laboratoris. ekstrak biji areca catechu diperoleh dari metode soxhletasi, kemudian dilakukan uji daya hambat terhadap pertumbuhan c. albicans dengan metode difusi cakram. rata - rata diameter zona hambat pada konsentrasi 10% (11,33 mm), 20% (11,5 mm), 30% (12,33 mm), 40% (11 mm), 50% (10,67 mm), 60% (10.83 mm), 70% (10,67 mm). 80010 (7,33 mm),90% (7,5 mm), dan 100% (7 mm). diameter zona hambat yang paling besar pada konsentrasi 30%, yaitu sebesar 12.33 mm yang termasuk kategori sedang menurut morales, sedangkan paling kecil pada konsentrasi 100%, yaitu sebesar 7 mm yang termasuk dalam kategori lemah. hasil analisis statistik oneway anova menunjukkan bahwa adanya pengaruh ekstrak biji areca catechu terhadap pertumbuhan c. albicans (p
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH EKSTRAK BIJI PINANG (ARECA CATECHU) TERHADAP PERTUMBUHAN CANDIDA ALHICANS. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2012
Baca Juga : ANALISIS GUGUS FUNGSI DAN AKTIVITAS ANTIFUNGI KOMBINASI EKSTRAK BIJI PINANG (ARECA CATECHU L.) DAN JAHE MERAH (ZINGIBER OFFICINALE ROSC. VAR. RUBRUM) TERHADAP PERTUMBUHAN CANDIDA ALBICANS ATCC 10231. (Bella Amanda, 2023)
Abstract
Baca Juga : STUDI ETNOBOTANI TANAMAN PINANG (ARECA CATECHU L) DI KABUPATEN ACEH SELATAN (Nurjalia, 2017)