Dismenorea merupakan gangguan mentruasi yang sering terjadi pada usia 15-45 tahun. di jakarta dismenorea primer pada remaja sekitar 83,5% dan di amerika serikat diperkirakan bahwa lebih dari 140 juta jam kerja hilang tiap tahunnya karena dismenorea. penanganan dismenorea tidak hanya dapat dilakukan dengan metode farmakologis tetapi juga dapat dengan aktivitas keperawatan non- farmakologis. tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana gambaran tingkat pengetahuan remaja tentang penanganan dismenorea secara non- farmakologis di sma negeri 4 dki jakarta banda aceh tahun 2011. desain penelitian ini adalah deskriptif eksploratif dengan tehnik pengambilan sampel proportional stratified random sampling. pengumpulan data dilaksanankan pada tanggal 03-04 oktober 2011 dengan menggunakan kuesioner dalam bentuk dichotomi choice. analisa data dilakukan secara univariat. hasil penelitian didapatkan bahwa tingkat pengetahuan remaja tentang tehnik masase berada pada kategori tinggi (51, 1%), kompres hangat berada pada kategori tinggi (56,7%), tehnik distraksi berada pada kategori rendah (67,8%), tehnik olahraga berada pada kategori rendah (53,3%), tehnik tidur/ istirahat berada pada kategori sama (50,0%). dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa garnbaran tingkat pengetahuan remaja tentang penanganan dismenorea secara non-farmakologis berada pada kategori tingi (53,3%). kata kunci : dismenorea, terapi non-farrnakologis, pengetahuan, remaja
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA TENTANG PENANGANAN DISMENOREA SECARA NON-FARMAKOLOGIS DI SMA NEGERI 4 DKI JAKARTA BANDA ACEH TAHUN 2011. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2011
Baca Juga : HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG DISMENORE DENGAN PERILAKU PENANGANAN DISMENORE PADA SISWI MAN 3 RUKOH BANDA ACEH 2012 (Mira Fajarina, 2023)
Abstract
Baca Juga : GAMBARAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG KEPUTIHAN (FLUOR ALBUS) DI SMA NEGERI 1 BLANGKEJEREN (Juvenita Sartika Dewi, 2022)