Tuberkulosis adalah penyakit granuloma nekrosis kronis yang disebabkan oleh basil tahan asam mycobacterium tuberculosis. penderita tuberkulosis yang memiliki faktor penyulit berat seperti batuk berdarah (hemoptisis), keadaan urnum buruk, pneurnotoraks, empiema, efusi pleura, sesak napas berat (dispnea),bronkiektasis, dan penyebaran infeksi ke organ lain merupakan indikasi utama rawat inap di rumah sakit agar dapat diberikan perawatan dan fasilitas yang memadai, diagnosis dan terapi segera, serta isolasi penderita. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyulit yang menyebabkan penderita tuberkulosis pam dirawat di ruang pulmonologi rsun dr. zainoel abidin banda aceh. metode yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif dengan pengambilan data sekunder yang ditinjau secara retrospektif, subjek penelitian terdiri atas 128 pasien. hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyulit tuberkulosis yang didapatkan selama penelitian adalah hemoptisis 33,6%, dispneu 24,2%, efusi pleura 17,2%, pneumonia 12,5%, pneumotoraks 7%, meningitis tuberkulosis 3,1%, emfisematous lung 1,6%, dan empiema 0,8%. dapat disimpulkan bahwa hernoptisis merupakan faktor penyulit dengan frekuensi tertinggi yang menyebabkan penderita tuberkulosis paru dirawat di ruang pulmonologi rsud dr. zainoel abidin banda aceh. kata kunci : tuberkulosis, faktor penyulit, indikasi rawat inap
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
FAKTOR PENYULIT YANG MENYEBABKAN PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DIRAWAT DI RUANG PULMONOLOGI R UD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2011
Baca Juga : KARAKTERISTIK PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DI POLIKLINIK PARU RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH PERIODE JANUARI 2014 - MEI 2014 (LIA JAMAYANTI R, 2015)