Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Cut Eka Meutia, FREKUENSI KEHILANGAN GIGI INSISIVUS PERMANEN RAHANG ATAS DI RUMAH SAKIT LBU DAN ANAK BANDA ACEH TAHUN 2011.. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2012

Kehilangan gigi sebagian dapat dikarenakan berbagai alasan, biasanya tcrjadi karena karies, fraktur, mobiliti dan trauma. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui frekuensi kehilangan gigi insisivus permanen rahang atas di poli gigi rumah sakit ibu dan anak banda acch tahun 2011. jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. sampel yang diambil adalah semua rekam medik pasien yang berusia di atas 6 tahun yang mengalami kehilangan gigi insisivus permanen rahang atas pada tahun 2011. data yang diperoleh berupa data sekunder yang dianali sis dengan statistik packager for sosial science (spss) 15,0. hasil penel itian menunjukkan bahwa jumlah pasien yang mcngalami kehilangan gigi insisivus permane n rahang atas di rumah sakit ibu dan anak pada tahun 2011 sebanyak 87 orang. kehilangan gigi yang disebabkan oleh karies adalah yang paling banyak terjadi yaitu sebanyak 41 orang (47,13%), disebabkan oleh mobiliti sebanyak 15 orang (17,24%), discbabkan oleh trauma sebanyak 29 orang (33,33%), dan discbabkan oleh fraktur sebanyak 9 orang (2,30%). jenis kelamin yang banyak mengalami kchilangan gigi insisivus permanen rahang atas adalah perempuan dan usia yang paling banyak terjadi adalah pada usia 16-32 tahun. jenis gigi insisivus permanen rahang atas yang paling banyak mengalami kehilangan adalah gigi lnsisivus sentralis rahang atas kanan. kata kunci : kehilangan gigi, gigi insisivus perman en rahang atas.



Abstract



    SERVICES DESK