Katarak rnerupakan penyakit mata yang dapat mengakibatkan kebutaan.indonesia menempati posisi pertama sebagai negara penderita katarak terbanyak di asia tenggara. katarak senilis adalah salah satu jenis katarak, pencegahan terjadinya katarak senilis dengan menghindari berbagai falctor risikonya. salah satu faktor risikonya adalah berat badan melebihi normal. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bubungan indeks massa tubuh dengan katarak senilis. penelitian analitik ini menggunakan rancangan case control yang dilaksanakan pada bulan november sampai desember 2012. kasus adalah pasien katarak senilis dan kontrol adalah pasien bukan katarak senilis di blud rsudza banda aceh. jumlah kasus 68 orang dan jumlah kontrol 68 orang. data diperoleh dari wawancara dan pengukuran. dari 68 orang pada kelompok kasus didapatkan perincian 5 orang (7.4%) dengan imt underweight, 30 orang (44.1 %) dengan imt normal, 20 orang (29.4%) dengan lmt overweight dan 13 orang (19.1%) dengan imt dengan obesitas, hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase tertinggi penderita katarak senilis adalah berjenis kelamin perempuan (70,6%). analisis bivariat menunjukkan bahwa indeks massa tubuh memiliki hubungan dengan katarak senilis (p= 0,035) (or=2,ll; 90% ci 1.05 - 4.25). overweight dan obesitas meningkatkan risiko katarak senilis sebesar 2 kali. kata kunci : faktor risiko, indeks massa tubuh, dan katara.k senilis
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN KATARAK SENILIS DI BLUD RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2013
Baca Juga : HUBUNGAN TAJAM PENGLIHATAN DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN SEBELUM DAN SESUDAH OPERASI KATARAK SENILIS DI RSUDZA BANDA ACEH (Tria Mairizka, 2017)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH OBESITAS TERHADAP KEJADIAN HIPERTENSI (Yuni Astuti Lubis, 2015)