Resin komposit nanofiller mengandung filler yang berukuran 0,1-100 nm sehingga resin komposit ini lebih terlihat estetik dan mudah dipoles. teknik finishing dan polishing merupakan tahapan terpenting untuk mendapatkan sebuah tambalan yang sempurna dan menurunkan kekasaran permukaan. namun, pada aplikasi klinik, dokter gigi hanya melakukan prosedur polishing saja, tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kekasaran permukaan resin komposit nanofiller setelah dilakukan finishing dan polishing. metode penelitian ini adalah eksperimental laboratoris. jumlah spesimen penelitian terdiri dari 10 spesimen resin komposit nanofiller yang dilakukan finishing dan 10 spesimen resin komposit nanofiller yang dilakukan polishing saja finishing dan polishing dilakukan setelah perendaman spesimen dalam aquades selama 3 menit, bahan yang digunakan adalah bahan abrasif diamond bur dan enhance pada low speed handpiece 15,000 rpm. pengukuran kekasaran permukaan dengan menggunakan alat surface roughness tester. analisis statistik menggunakan uji t tidak berpasangan menghasilkan p = 0,695 (p > 0,05). hasil anaiisis ini menunjukkan tidak terdapat perbedaan bermakna antara kekasaran permukaan resin komposit nanoflller setelah dilakukanfinishing dan setelah dilakukan polishing. kata kunci : resin komposit nanofiller, kekasaran permukaan, finishing,polishing
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERBEDAAN KEKASARAN PERMUKAAN RESIN KOMPOSIT NANOFILLER SETELAH DILAKUKAN FINISHING DAN POLISHING. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2012
Baca Juga : STUDI KEKASARAN PERMUKAAN RESIN KOMPOSIT NANOFILLER SETELAH PAPARAN PERASAN JERUK KALAMANSI (CITRUS MICROCARPA) 50% (HAFRA AMINI, 2020)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH KONSENTRASI KARBAMID PEROKSIDA 10%RNDAN 15% TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN RESINRNKOMPOSIT NANOFILLER (Teguh Riskiyadi, 2023)