Tuberkulosis paru merupakan penyakit infeksi kronis yang masih menjadi masalah kesehatan dunia terutama negara berkembang termasuk indonesia. tb paru merupakan penyakit penyebab kematian terbesar k.edua di indonesia. penanggulangan dan pemberantasan penyakit tb sampai saat ini masih belum memuaskan, terutama diakibatkan kegagalan pengobatan karena ketidakteraturan pasien dalam minum obat anti tuberkulosi (oat). penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran keteraturan minum obat pada penderita tb paru di bkpm provinsi aceh. jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif menggunakan pendekatan cross sectional dengan teknik non probability sampling berupa total population. sampel pada penelitian ini adalah semua pasien yang berobat di bkpm provinsi aceh dari agustus 2011 sampai januari 2012 yang memenuhi kriteria dan berjumlah 45 orang. data dianalisis secara univariat. hasil penelitian menunjukkan bahwa penderita tb paru yang teratur minum obat (57,8%) dan tidak teratur (42,2%). keteraturan minum obat pada penderita tb paru cenderung didapatkan pada kelompok umur 265 tahun, jenis kelamin laki-laki, pmo keluarga dan jarak tempat tinggal jauh dari bkpm (> 3 km). kata kunci: tuberkulosis, keteraturan, jenis kelamin, umur, pmo.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
GAMBARAN KETERATURAN BEROBAT PADA PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DI BALAI KESEHATAN PARU MASYARAKAT (BKPM) PROVINSI ACEH. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2012
Baca Juga : HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KONSEP DIRI PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI BALAI KESEHATAN PARU MASYARAKAT BANDA ACEH TAHUN 2012 (AAN SOFYANA, 2014)
Abstract
Baca Juga : FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN BEROBAT PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI KOTA BANDA ACEH TAHUN 2013 (Putri Adrianti, 2013)