Stres merupakan segala sesuatu yang mengharuskan seseorang untuk melakukan penyesuaian diri terhadap berbagai sumber stres. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetabui tingkatan stres pada mahasiswa program studi pendidikan dokter yang sedang melakukan penyusunan skripsi di fakultas kedokteran universitas syiah kuala. penelitian ini bersifat deskriptif. besar sampel sebanyak 84 mahasiswa kedokteran universitas syiah kuala yang terdiri dari 42 mahasiswa angkatan 2006 dan 42 mahasiswa angkatan 2008. teknik pengambilan sampel adalah teknik stratified random sampling. pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. hasil penelitian menunjukkan persentase stres ringan, seclang, berat dan sangat berat adalah 14,3%, 28,6%, 3,6% dan 2,4%. mahasiswa angkatan 2006 frekuensi stres nya antara lain: stres ringan sebanyak 17%, stres seclang sebanyak 29%, stres berat sebanyak 2% dan stres sangat berat sebanyak 5%. pada angkatan 2008 frekuensi stres nya antara lain: stres ringan sebanyak 12%, stres seclang sebanyak 29%, stres berat sebanyak 5% dan tidak ada stres sangat berat. didapatkan kesimpulan bahwa mahasiswa angkatan 2006 lebih banyak yang mengalami stres dibandingkan dengan mahasiswa angkatan 2008. kata kunci: mabasiswa kedokteran, penyusunan skripsi, tingkatan stres.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
GAMBARAN STRES PADA MAHA SISWA PROGRAM STUD I PENDIDIKAN DOKTER YANG SEDANG MELAKUKAN PENYUSUNAN SKRIP SI DIFAKULTAS KEDOKTERAN UNSYIAH. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2012
Baca Juga : GAMBARAN TINGKAT STRES MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA PASCA KEMBALI KE SISTEM BELAJAR LURING (Rusnee Cheyi, 2023)
Abstract
Baca Juga : GAMBARAN KELUHAN SUBJEKTIF MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDS) TERKAIT DENTAL ERGONOMI PADA MAHASISWA PENDIDIKAN PROFESI KEDOKTERAN GIGI DI RSGM UNSYIAH GAMBARAN KELUHAN SUBJEKTIF MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDS) TERKAIT DENTAL ERGONOMI PADA MAHASISWA PENDIDIKAN PROFESI KEDOKTERAN GIGI DI RSGM UNSYIAH (Raidha Putri Ananda, 2019)