Gingivitis merupakan inflamasi pada jaringan gingiva tanpa melibatkan kehilangan perlekatan dan kerusakan tulang alveolar. bakteri yang berakumulasi pada plak subginvina menjadi penyebab utama gingivitis sehingga menimbulkan respon kekebalantubuh . makrofag merupakan barisan pertahanan awal yang fungsi utamanya adalah sebagai fagosit. sistem kekebalan tubuh dapat di tingkatkan dengan pemberian imunomodulator. lidah buaya memiliki senyawa - senyawa aktif yang dapat berfungsi sebagai imunomodulator. penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi ekstrak daging lidah buaya (aloe vera) terhadap jumlah makrofag pada gingivitis. tikus wistar(rattus novergicus) di gunakan sebagai hewan coba untuk manipulasi gingivitis menggunakan benang steril 4/0. gingivitis tersebut selanjutnya diaplikasikan ekstrak daging aloe vera yang telah diekstrak dengan metode maserasi. data yang di peroleh berupa rerata jumlah makrofag pada kelompok kontrol yang tidak diaplikasikan ekstrak daging aloe vera adalah 7,32+_5,03.hasil aalisis statistik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan bermakna antara kelompok kontrol dan perlakuan terhadap jumlah makrofag pada gingivitis. sehingga dapat disimpulkan bahwa ekstrak daging lidah buaya (aloe vera) memiliki pengaruh yaitu meningkatkan jumlah makrofag pada gingivitis. kata kunci : gingivitis, makrofag, fagosit, lidah buaya (aloe vera), imunomodulator.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH APLIKASI EKSTRAK DAGING LIDAH BUAYA (ALOE VERA) TERHADAP JUMLAH MAKROFAG PADA GINGIVITIS (PENELITIANPADA TIKUS MODEL). Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2013
Baca Juga : PENGARUH APLIKASI EKSTRAK DAGING LIDAH BUAYA TERHADAPRNJUMLAH NEUTROFIL PADA GINGIVITIS. (Ayu mayasari, 2023)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH EKSTRAK LIDAH BUAYA (ALOE VERA L.) TERHADAP PERTUMBUHAN CANDIDA ALBICANS PADA BASIS GIGI TIRUAN RESIN AKRILIK HEAT CURED (ZAZA YUNDA PUTRI, 2020)