Candida albicans (c. albicans) adalah mikroflora normal yang dapat menyebabkan infeksi pada rongga mulut (kandidiasis oral). dewasa ini telah banyak dikembangkan tanaman herbal yang memiliki efek antijamur, salah satunya adalah virgm coconut oil (vco). diketahui bahwa vco mengandung bahan aktif yaitu medum chan fatty acid (mcfa) yang dapat menghancurkan dinding sel dan membran plasma sel c. albcans. virgin coconut oil dapat dihasilkan melalui metode fresh-dry dan chilling-thawing dengan kandungan total mcfa yang berbeda, yaitu 61,79% dan 62,16%. perbedaan hal tersebut berdampak pada efek antijamur vco. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan daya antijamur vco hasil ekstraksi secara fresh-dry dengan chilling-thawing terhadap pertumbuhan c albicans secara in vitro candida albicans atcc 10231 dikultur pada media sda dan diaplikasikan vco hasil ekstraksi secara fresh-dry dan chilling-thawing, kemudian diuji dengan menggunakan metode standard plate count (spc), hasil analisis statistik menggunakan oneway anova menunjukkan bahwa vco hasil ekstraksi secara fresh-dry dan chilling-thawing memiliki daya antijamur terhadap pertumbuhan c albicans (p < 0,05) dan hasil uji least significant difference (lsd) menunjukkan keduanya tidak memiliki perbedaan yang signifikan disimpulkan bahwa vco hasil ekstraksi secara fresh-dry dan chilling-thawing tidak memiliki perbedaan daya antijamur terhadap pertumbuhan c albcans.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERBANDINGAN DAYA ANTIJAMUR VIRGIN COCONUT OIL (VCO) HASIL EKSTRAKSI SECARA FRESH-DRY DENGAN CHILLING-THAWING TERHADAP PERTUMBUHAN CANDIDA ALBICANS (SECARA IN VITRO). Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2013
Baca Juga : UJI AKTIVITAS ANTIJAMUR BEBERAPA PRODUK PEMBERSIH ORGAN REPRODUKSI WANITA TERHADAP CANDIDA ALBICANS SECARA IN VITRO (Imdika Sri Wahyuni, 2015)
Abstract
Baca Juga : UJI AKTIVITAS ANTIJAMUR MINYAK ATSIRI SERAI WANGI (CYMBOPOGON NARDUS (L.) RENDLE) TERHADAP CANDIDA ALBICANS ISOLAT KLINIS (ADELIA NURFANI, 2021)