Kanker serviks masih menjadi masalah besar dalam pelayanan keschatan karena kebanyakan pasien datang pada stadium lanjut. progresi kanker serviks meningkat pada wanita yang lebih tua akibat bertambah lamanya waktu pemaparan karsinogen didukung dengan semakin melemahnya sistem kekcbalan tubuh. wanita yang sering melahirkan lebih berisiko mengalami perlukaan dan trauma di organ reproduksinya, sehingga memudahkan infeksi human papiloma virus (hpv) yang dapat meningkatkan progresi kanker. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan usia dan paritas dengan stadium klinik kanker serviks di rumah sakit umum daerah dr. zainoel abidin. jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan desain cross sectional. data diambil dengan melihat rekam medis pasien kanke r serviks. sampel penelitian adalah pasien kanker serviks yang berobat dan di rawat inap di rsud dr. zainoel abidin banda aceh pada januari 2010 hingga desember 2012. subjek penelitian berjumlah 30 pasien. hasil uji chi-square menunjukkan terdapat hubungan antara usia dengan stadium klinik kanker serviks (p value 0,031 < a = 0,05) dengan nilai rp 4,875 (1,682-14,132) dan terdapat hubungan antara paritas dengan stadium klinik kanker serviks (p value 0,001 < a = 0,05) dengan nilai rp 14,00 (1,957-100,161). kesimpulan dari penelitian ini adalah wanita yang lebih tua dan memiliki riwayat paritas tinggi lebih sering terdiagnosis pada stadium lanjut secara signifikan. kata kunci: kanker serviks, usia, paritas, stadium klinik.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN USIA DAN PARITAS DENGAN STADIUM KLINIK KANKERRNSERVIKS DI RSUDZA TAHUN 2010-2012. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2013
Baca Juga : GAMBARAN HISTOPATOLOGI DAN STADIUM KLINIK PASIEN KANKER SERVIKS UTERI DI BLUD RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH PERIODE JANUARI 2010 – JUNI 2012 (Riska Apriliana, 2015)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS FAKTOR YANG MEMENGARUHI KUALITAS NYERI PASIEN PASCA OPERASI SECTIO CAESAREA DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN (DINI MENTARI GUNAWAN, 2024)