Daun pacar kuku merupakan salah satu tanaman obat tradisional yang memiliki aktivitas antibakteri. penelitian dilakukan untuk menguji daya hambat pseudomonas aeruginosa terhadap ekstrak etanol daun pacar kuku (lawsonia inermis l.). penelitian ini menggunakan design eksperimental dengan rancangan acak lengkap (al) yang dibagi dalam 4 kelompok perlakuan dan 2 kelompok kontrol. pengulangan masing-masing dilakukan sebanyak 4 kali. perlakuan terdiri dari ekstrak etanol daun pacar kuku dengan konsentrasi 12,5%, 25%. 50% dan 75%. ciprofloxacin 5 g dan aquadest masing-masing digunakan sebagai kontrol positif dan kontrol negatif. ekstrak daun pacar kuku diperoleh dengan cara maserasi menggunakan etanol 96%. uji daya hambat dilakukan dengan metode difusi cakram kirby-bauer. data dianalisis dengan anova dan dilanjutkan dengan uji duncan. berdasarkan hasil uji anova yang dilakukan diperoleh nilainya adalah 442,680. hasil penelitian menunjukkan bahwa ckstrak etanol daun pacar kuku konsentrasi 12,5%, 25%, 50% dan 75% menghasilkan zona hambat rata-rata terhadap pertumbuhan pseudomonas aeruginosa masing-masing sebesar 5.87 mm, 8,12 mm, 10,2 mm dan 13,0 mm. hasil analisis data diperoleh bahwa ekstrak etanol daun pacar kuku pada seluruh konsentrasi menunjukkan perbedaan yang nyata dalam menghambat pertumbuhan pseudomonas aeruginosa dibandingkan kontrol negatif. jika dibandingkan dengan kontrol positif, setiap jenis konsentrasi juga memiliki hubungan yang berbeda nyata, sehingga dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun pacar kuku pada seluruh konsentrasi dapat menghambat pertumbuhan pseudomonas aeruginosa. semakin tinggi konsentrasi ekstrak semakin besar zona hambat yang terbentuk. kata kunci: lawsonia inermis l., pseudomonas aeruginosa, daya hambat.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH EKSTRAK ETANOL DAUN PACAR KUKU (LAWSONIA INERMIS LINN) TERHADAP DAYA HAMBAT PSEUDOMONAS AERUGINOSA SECARA IN-VITRO. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2013
Baca Juga : PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAKRNDAUN PACAR KUKU (LAWSONIA INERMIS L.) TERHADAP PERTUMBUHAN JAMUR CANDIDA ALBICANS PENYEBAB KEPUTIHAN (FLUOR ALBUS) SECARA IN VITRO (Rima Ristianti, 2022)