Manajemen pengobatan epilepsi dapat berlangsung selama bertahun-tahun dan efek samping terhadap pengobatannya barus diperhankan asam valproat merupakan hal pertama untuk mengatasi kejang dan pada anak merupakan jenis yang palingg sering digunakan. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kenaikan berat badan pasien epilepsi anak yang mendapatkan monoterapi asam valproat. sampel yang digunakan adalah pasien epilepsi anak dan data diambil dari rekam medik teknik pengambilan sampel menggunakan metode consecutive samping sebanyak 40 sampel. kenaikan berat badan terjadi pada 37 sampel (92.5%) sedangkan 3 sampel (7.5%) mengalami penuruan berat badan. prevalensi dan insidensl epilepsi anak yang mendapatkan monoterapi asam valproat adalah 2.4% dan 08%. pasien epilepsi anak yang mendapatkan monoterapi asam valproat padn tahun 2012 adalah 69 anak. pasien epilepsi anak yang mendapatkan monoterapi asam valproat berdasarkan usia paling banyak terdapat peda 0-5 tabun yakni sebanyak 20 sampel (50%). sempel taki-laki pada penelitian ini didapatkan sebanyak 28 sampel (70%) dan wanita sebanyek 12 sampel (30%). hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kenaikan berat badan pada penderita epilepsi anak yang mendapatkan monoterapi asam valproat. kata kunci : monoterapi asam valproat, kenaikan berat badan, eprlepsi, anak
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KENAIKAN BERAT BADAN PENDERLTA EPILEPSI ANAK YANG MENDAPATKAN MONOTERAPI ASAW VALPROATRNDI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2013
Baca Juga : HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN EPILEPSI DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (PUTRI RAHMAH, 2023)
Abstract
Baca Juga : HUBUNGAN SIKAP DENGAN KECEMASAN PENDAMPING PASIEN EPILEPSI DI POLIKLINIK SARAF RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Dewi Purnama Sari Ismy, 2025)