Demam berdarah dengue (dbdj adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue dan penularan ,infeksi utama yaitu melalui gigitan aedes aegypti dan aedes albopictus. selama ini pengendalian nyamuk masih menitikberatkan pada penggunaan insektisida sintetik,sehingga menimbulkan kematian berbagai macam jenis makhluk hidup dan resistenst dan hama yang diberantas. saat ini alternatif yang dapat dilakukan adalah pemberantasan vektor melalui kontrol biologis .penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak biji pala terhadap mortalitas larva nyamuk aedes aegypti.metode yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (ral) dengan menggunakan 4 perlakuan (3000 ppm. 2000 ppm 1000 ppm, 500 ppm). kontrol positif (abate 10 %) dan kontrol negatif (aquades). sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah larva aedes aegypti instar iii.hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hasil yang signifikan antara pemberian ekstrak biji pala (myristica fragrans) terhadap mortalitas larva nyamuk aedes aegypti secara signifikan (p < 0.05). hal ini menunjukkan hipotesis pada penelitian ini diterima sedangkan dan hasil uji analisis probit menunjukkan nilai lc50 ekstrak biji pala terhadap kematian larva dalam 24 jam adalah 446.79 ppm. melihat hasil yang didapat dalam penelitian ini maka ekstrak biji pala masih belum bisa menjadi larvasida nabati yang terstandardisasi kata kunci : dbd,ekstrak biji pala,mortalitas,aedes aegypti
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH EKSTRAK ETANOL BIJI BUAH PALA(MYRISTICA FRAGRANS HOUTT.) TERHADAP KEMATIAN LARVA NYAMUK AEDES AEGYPTI. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2013
Baca Juga : POTENSI MINYAK SEREH WANGI (CYMBOPOGON NARDUS L.) DAN MINYAK PALA (MYR;STICA FRAGRANS BOUTT.) SEBAGAI INSEKTISIDA HAYATI NYAMUK AEDES AEGYPTI (Rahmad Andria, 2022)