Kandidiasis oral merupakan suatu penyakit yang terdapat dalam rongga mulut yang diderita oleh masyarakat dan menjadi salah satu masalah kesehatan di indonesia. salah satu jamur yang menyebabkan kandidiasis oral adalah candida albicans. dari berbagai penelitian, perasan buah jeruk nipis (citrus aurantifolia) terbukti mampu menghambat jamur patogen karena mengandung senyawa flavonoid, alkoloid, tanin, saponin, minyak atsiri dan asam sitrat. tujuan penelitian ini adajah untuk mengetahui konsentrasi hambat minimum (khm) dan konsentrasi bunuh minimum (kbm) perasan buah jeruk nipis (citrus aurantifolia) terhadap candida albicans. uji khm dan kbm ini dilakukan dengan metode serial dilusi. hasil penelitian menunjukkan bahwa khm perasan buah jeruk nipis (citrus aurantifolia) pada konsentrasi 1,5% sedangkan kbm tidak ditemukan. hasil analisis statistik dengan menggunakan uji one way anova menunjukkan perbedaan daya hambat yang signifikan pada konsentrasi 0,5%, 1%, 1,5% dan 2%. disimpulkan bahwa khm perasao buah jeruk nipis (citrus aurantifolia) adalah 1,5% sedangkan kbm tidak ditemukan pada konsentrasi yang diuji. kata kunci : khm, kbm, perasan buah jeruk nipis (citrus aurantifolia), candida albicans
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
UJI KONSENTRASI HAMBAT MINIMUM DAN KONSENTRASI BUNUH MIMINUM PERASAN BUAH JERUK NIPIS (CITRUS AURANTIFOLIA) TERHADAP CANDIDA ALBICANS. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2012
Baca Juga : UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK ETANOL BUAH JERUK NIPIS (CITRUS AURANTIFOLIA) DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN JAMUR CANDIDA ALBICANS ATCC 10231 (Mikhwanul Jumar, 2015)
Abstract
Baca Juga : AKTIVITAS ANTIBAKTERI MINYAK ATSIRI KULIT BUAH JERUK NIPIS (CITRUS AURANTIFOLIA) TERHADAP ISOLAT STAPHYLOCOCCUS AUREUS SECARA IN VITRO (Erni Vajriana, 2015)