Pegawai negeri sipil (pns) tidak jarang melakukan perilaku yang kurang baik seperti membolos, terlambat masuk kerja, pemanfaatan jam kerja yang kurang efektif, dan korupsi. salah satu cara untuk menurunkan intensitas perilaku menyimpang yaitu dengan meningkatkan spiritualitas kerja. spiritualitas kerja merupakan pandangan individu terhadap dirinya sebagai mahluk spiritual yang kehidupan batinya dirawat dengan pekerjaan yang bermakna sehingga memiliki keterhubungan dan menjadi bagian dari komunitas. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan spiritualitas kerja pada pegawai negeri sipil (pns) ditinjau dari jenis kelamin. penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode komparasi. teknik pengumpulan data menggunakan teknik cluster random sampling. sampel penelitian berjumlah 100 yang terdiri dari 50 pegawai negeri sipil laki-laki dan 50 pegawai negeri sipil perempuan. penelitian ini menggunakan skala workplace spirituality scale (wps) yang disusun oleh ashmos & duchon (2002). hasil uji analisis mengunakan teknik independent sample t-test secara multidimensi menunjukkan bahwa nilai signifikansi inner life (p)=0,354, meaningfull work (p)=0,407, dan condition for community (p)=0,154. hasil ini menunjukan nilai signifikan lebih besar dari (p>0,05) maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan spiritualitas kerja pada pegawai negeri sipil ditinjau dari jenis kelamin. kata kunci : jenis kelamin, spiritualitas kerja, pegawai negeri sipil (pns)
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERBEDAAN SPIRITUALITAS KERJA PADA PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) DITINJAU DARI JENIS KELAMIN. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2023
Baca Juga : PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL DAN DAMPAKNYA TERHADAP KINERJA LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN ACEH (T. Makmun Saputra, 2018)
Abstract
Civil servants (PNS) often engage in bad behavior such as truancy, late for work, ineffective use of working hours, and corruption. One way to reduce the intensity of such deviant behavior is to increase work spirituality. Work spirituality is an individual's view of himself as a spiritual being whose inner life is nurtured by meaningful work so that he has a connection and becomes part of society. This study aims to determine differences in work spirituality in civil servants (PNS) in terms of gender. This research uses a quantitative approach with a comparative method. The data collection technique used Cluster Random Sampling technique. The research sample amounted to 100, consisting of 50 male civil servants and 50 female civil servants. This study uses the Workplace Spirituality Scale (WPS) compiled by Ashmos & Duchon (2002). The results of the analysis test using the multidimensional Independent Sample T-test technique show that the significance value of inner life (p) = 0.354, meaningful work (p) = 0.407, and community conditions (p) = 0.154. These results show a significant value greater than (p>0.05), so it can be concluded that there are no differences in work spirituality in civil servants in terms of gender. Keywords: Gender, Workplace Spirituality, Civil Servants (PNS)
Baca Juga : PERBEDAAN MOTIVASI KERJA PADA KARYAWAN KONTRAK (NON-DOSEN) DI UNSYIAH DITINJAU DARI JENIS KELAMIN (Edy Fauzi, 2015)