Penelitian ini fokus mempelajari hubungan sirkulasi arus dan suhu pemukaan laut terhadap kelimpahan klorofil – a di laut andaman selama januari 2007 hingga desember 2010. arus di permukaan dianalisis dengan menggunakan hamburg shelf ocean model (hamsom) dalam grid ?x=?y=10 menit. sedangkan variabilitas suhu muka laut (spl) dan klorofil – a dianalisis dari simple ocean data assimilation (soda) dan moderate resolution imaging spectroradiometric (modis) level 3 dalam resolusi 9 x 9 km. hasil menunjukan bahwa pengaruh arus barat yang terjadi selama (northeast moonson) nem menyebabkan upweeling di kawasan pantai barat andaman sedangkan pengaruh arus timur selama (southwest moonson) swm menyebabkan downweeling di kawasan utara selat malaka. puncak klorofil – a paling tinggi terjadi pada januari 2007, namun khusus di selat malaka puncak klorofil – a terjadi pada desember 2008 hingga januari 2009. suhu yang optimum bagi kelimpahan tersebut adalah berkisar 27, 50 – 280 c. kata kunci: hamsom, moonson, arus permukaan laut, klorofil – a, dan spl.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
STUDI ARUS PERMUKAAN DAN KLOROFIL DI LAUT ANDAMAN. Banda Aceh Fakultas Kelautan dan perikanan,2015
Baca Juga : KORELASI SEA SURFACE SALINITY (SSS), SEA SURFACE TEMPERATURE (SST) DAN KLOROFIL-A PADA BULAN FEBRUARI TAHUN 2021 DI LAUT ANDAMAN (Dara Elliza Faradilla, 2023)
Abstract
Baca Juga : DETEKSI EDDIES DI LAUT ANDAMAN SELAMA APRIL 2008 (Desi Ardila, 2019)