Mahasiswa yang mandiri pada hakikatnya akan mampu dalam mengelola dirinya sendiri, tidak bergantung kepada dukungan emosional orang lain terutama orang tua, mampu mengambil keputusan secara mandiri, serta memiliki seperangkat prinsip yang kuat. adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk, 1) mengetahui tingkat kemandirian pada mahasiwa perantau fkip usk, 2) mengetahui tingkat kemandirian pada mahasiwa non perantau fkip usk, 3) mengetahui perbedaan kemandirian pada mahasiswa perantau dan non perantau fkip usk. penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian komparatif. populasi dalam penelitian ini ialah mahasiswa aktif s1 fkip usk angkatan 2022, yang berasal dari luar provinsi aceh dan tidak tinggal bersama anggota keluarga atau saudara (untuk mahasiswa perantau), serta berdomisili dan berasal dari kota banda aceh, atau tinggal bersama orang tua (untuk mahasiswa non perantau) sebanyak 425 mahasiswa. sampel penelitian ini terdiri dari 133 mahasiswa fkip usk, dengan rincian 60 mahasiswa perantau, dan 73 mahasiswa non perantau, dengan menggunakan teknik pengambilan sampel simple random sampling. data diperoleh menggunakan skala kemandirian dengan reliabilitas 0,930 dari 37 item. berdasarkan penelitian diketahui bahwa tingkat kemandirian mahasiswa perantau dominan berada pada kategori tinggi (60%) dan kemandirian pada mahasiswa non perantau dominan berada pada kategori sedang (49%). dari hasil penelitian didapatkan nilai asymp. sig. (2-tailed) 0,026 ˂ 0,05 diketahui bahwa adanya perbedaan kemandirian pada mahasiswa perantau dan non perantau fkip usk hal ini dibuktikan dengan rincian nilai mean rank mahasiswa perantau (75.18) lebih besar daripada nilai mean rank mahasiswa non perantau (60.27). sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis dalam penelitian ini diterima.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERBEDAAN KEMANDIRIAN PADA MAHASISWA PERANTAU DAN NON PERANTAU FKIP USK. Banda Aceh Fakultas KIP Bimbingan dan Konseling,2023
Baca Juga : HUBUNGAN ANTARA KESEPIAN DAN NOMOPHOBIA PADA MAHASISWA PERANTAU DI UNIVERSITAS SYIAH KUALA (ZIHAN FAHIRA, 2020)
Abstract
Independent students are fundamentally capable of self-management, not relying on emotional support from others, especially parents, capable of making independent decisions, and possessing a strong set of principles. The objectives of this research are as follows: 1) to determine the level of independence among local students at FKIP USK, 2) to determine the level of independence among non-local students at FKIP USK, 3) to determine the differences in independence between local and non-local students at FKIP USK. This research uses a quantitative approach with a comparative research design. The population in this study consists of active undergraduate students at FKIP USK from the 2022 cohort, who come from outside the province of Aceh and do not live with family members or relatives (for local students), as well as those who reside in and come from Banda Aceh or live with their parents (for non-local students), totaling 425 students. The research sample consists of 133 FKIP USK students, comprising 60 local students and 73 non-local students, using simple random sampling. Data was collected using an independence scale with a reliability of 0.930 from 37 items. Based on the research, it was found that the level of independence among local students predominantly falls into the high category (60%), while the independence of non-local students predominantly falls into the moderate category (49%). The research results showed a value of Asymp. Sig. (2-tailed) 0.026 < 0.05, indicating a difference in independence between local and non-local students at FKIP USK, as evidenced by the mean rank value of local students (75.18) being higher than that of non-local students (60.27). Thus, it can be concluded that the hypothesis in this research is accepted.
Baca Juga : LAYANAN WEB UNTUK MENDUKUNG APLIKASI PENCARIAN INDEKOS DI BANDA ACEH (Muhammad Yussuf, 2018)