Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
RIYAN ZULFA RIZKI, TINDAK PIDANA PENADAHAN TERHADAP SENJATA API (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI IDI). Banda Aceh Fakultas Hukum,2023

Pasal 480 ayat (1) kitab undang -undang hukum pidana (kuhp) mengatur, diancam dengan hukuman paling lama 4 tahun penjara dan denda paling banyak rp 900.000 (sembilan ratus ribu rupiah).barang siapa yang membeli, menyewa, menerima tukar, menerima gadai, menerima sebagai hadiah, atau untuk menarik keuntungan, menjual, menyewakan, menukarkan, menggadaikan, mengangkut, menyimpan atau menyembunyikan sesuatu benda yang diketahuinya atau sepatutnya harus diduga bahwa diperoleh dari kejahatan penadahan, namun pada kenyataannya masih ada yang melakukan tindak pidana tersebut diwilayah hukum pengadilan negeri idi pada rentang tahun 2018-2022. tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk menjelaskan faktor penyebab terjadinya tindak pidana penadahan senjata api, pertimbangan hakim dalam memutuskan perkara terhadap pelaku tindak pidana penadahan senjata api, dan upaya penanggulangan yang dapat dilakukan terhadap tindak pidana penadahan senjata api di wilayah hukum pengadilan negeri idi. data penelitian ini diperoleh melalui penelitian lapangan dan penelitian kepustakaan. penelitian lapangan guna memperoleh data primer yang didapatkan melalui wawancara dengan responden dan informan. penelitian kepustakaan guna memperoleh data sekunder dengan cara mempelajari buku, literasi dan aturan perundang-undangan yang berlaku. berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa faktor penyebab tindak pidana penadahan terhadap senjata api meliputi faktor ekonomi, faktor adanya terjadi perbuatan memperdagangkan senjata api rakitan, faktor rendahnya ketaatan hukum, faktor lingkungan dalam masyarakat. pertimbangan hakim dalam memutuskan perkara terhadap pelaku penadahan senjata api, adalah pelaku belum pernah dihukum, pelaku memiliki tanggungan keluarga, pelaku menyesali perbutannya, keterangan pelaku tidak berbelit - belit, pelaku berlaku sopan selama persidangan. upaya penanggulangan dapat dilakukan dengan upaya preventif yaitu pelaksanaan sosialisasi rutin, melaporkan kepada pihak kepolisian, meningkatan pengamanan. serta upaya represif berupa melakukan razia rutin dan pemberian sanksi pidana. diharapkan kepada seluruh penegak hukum di wilayah hukum pengadilan negeri idi untuk meningkatkan pengawasan terhadap tempat yang di duga memproduksi senjata api rakitan. disarankan kepada masyarakat untuk melaporkan tindak pidana penadahan senjata api dan tindak pidana penyalahgunaan senjata api yang terjadi di lingkungan sekitar.



Abstract

Article 480 paragraph (1) of the Criminal Code (KUHP) regulates that the penalty is a maximum of 4 years in prison and a maximum fine of IDR 900,000 (nine hundred thousand rupiah). Anyone who buys, rents, accepts exchange, receives a pawn , receiving as a gift, or to make a profit, selling, renting, exchanging, pawning, transporting, storing or hiding an object that he knows or should reasonably suspect was obtained from the crime of holding, but in reality there are still those who commit this crime within the jurisdiction of the Court Idi Country in the period 2018-2022. The purpose of writing this thesis is to explain the factors that cause the crime of holding a firearm, the judge's considerations in deciding cases against perpetrators of the crime of holding a firearm, and countermeasures that can be taken against the crime of holding a firearm in the jurisdiction of the Idi District Court. This research data was obtained through field research and library research. Field research to obtain primary data obtained through interviews with respondents and informants. Library research to obtain secondary data by studying books, literacy and applicable laws and regulations. Based on the research results, it is known that the factors causing criminal acts of possession of firearms include economic factors, factors involving the existence of trafficking in homemade firearms, low levels of legal compliance, and environmental factors in society. The judge's considerations in deciding cases against perpetrators of possession of firearms are that the perpetrator has never been convicted, the perpetrator has family responsibilities, the perpetrator regrets his actions, the perpetrator's statement is not complicated, the perpetrator behaves politely during the trial. Mitigation efforts can be carried out with preventive efforts, namely carrying out routine outreach, reporting to the police, increasing security. as well as repressive efforts in the form of carrying out routine raids and imposing criminal sanctions. It is hoped that all law enforcers in the jurisdiction of the Idi District Court will increase supervision of places suspected of producing homemade firearms. It is recommended that the public report criminal acts of possession of firearms and criminal acts of misuse of firearms that occur in the surrounding area.



    SERVICES DESK