Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
ifdhal sissia manaf, ANALISIS ERGONOMI MAKRO TERHADAP KINERJA KARYAWAN BERDASARKAN MODEL SYSTEM ENGINEERING INITIATIVE FOR PATIENT SAFETY (SEIPS)RN(STUDI KASUS: INSTALASI GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MEURAXA). Banda Aceh Teknik Mesin dan Industri,2023

Rumah sakit umum daerah meuraxa merupakan rumah sakit tipe b yang berada di banda aceh memiliki tugas melayani masyarakat. para perawat harus memiliki kinerja yang baik agar bisa melayani masyarakat dengan baik, analisis kinerja karyawan dapat ditinjau menggunakan ergonomi makro. tujuan dari penelitian yaitu untuk menganalisis ergonomi makro dan menganalisis kondisi lingkungan fisik kerja yang ada di instalasi gawat darurat rumah sakit umum daerah meuraxa. ergonomi makro dianalisis dengan menggunakan konsep seips yang terdiri dari 5 faktor yaitu individu, organisasi, alat & teknologi, tugas dan lingkungan dengan metode pengumpulan data penyebaran kuesioner kepada 55 responden yang ada di igd. setelah dilakukan analisis ergonomi makro dan melihat bagaimana pengaruh ergonomi makro terhadap kinerja karyawan dengan menggunakan uji regresi linier berganda dengan bantuan aplikasi spss kemudian didapatkan hasil bahwa terdapat 3 variabel yang berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan yaitu variabel organisasi, variabel alat & teknologi, dan variabel lingkungan. analisis lingkungan fisik kerja memiliki tingkat pencahayaan rata-rata di igd yaitu sebesar 289 lux sedangkan standarnya adalah 300 lux. untuk rata-rata tingkat kebisingan di igd yaitu sebesar 66 decibel sedangkan standar tingkat kebisingan di daerah rumah sakit yaitu sebesar 45 decibel. untuk suhu di igd sudah mendekati suhu yang dianjurkan yaitu suhu rata-rata pengukuran dalam sehari yaitu sebesar 22-25 ℃ sedangkan suhu yang dianjurkan oleh kepmenkes no. 1204 tahun 2004yaitu sebesar 20-24 ℃. kata kunci: ergonomi makro, lingkungan fisik kerja, seips, kinerja karyawan, pencahayaan, kebisingan, suhu.



Abstract

Meuraxa Regional General Hospital is a type B hospital located in Banda Raya, Banda Aceh. Nurses must have good performance in order to serve the community well, employee performance analysis can be reviewed using macro ergonomics. The purpose of this study is to analysed macro ergonomics and analysed the physical working environment conditions in the Emergency Unit of the Meuraxa Regional General Hospital. Macro ergonomics were analysed using the SEIPS concept which consisted of 5 factors namely Individual, Organization, Tool & Technology, Tasks and Environment with data collection methods distributing questionnaires to 55 respondents in the ER. After analysing macro ergonomics and seeing how macro ergonomics influences employee performance, it is found that there are 3 variables that have a significant effect on employee performance, namely organizational, tool and technology and environment. While the analysis of the physical work environment shows that the lighting level in the emergency room is 210 lux, while the standard is 300 lux. The average noise level in the emergency room is 66 decibels, while the standard noise level in the hospital area is 45 decibels. The temperature in the ER is still relatively far from the recommended standard, which is 22-25 degrees Celsius, which does not meet the standard, namely 20-24 degrees Celsius. Keyword: Macroergonomic, physical work environment, SEIPS, Employee performance, lighting, noise, temperature.



    SERVICES DESK