Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
PUTI MERELI, PEMBINAAN KARAKTER PADA ANAK YANG BERHADAPAN DENGAN HUKUM DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK KELAS II BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas FKIP,2023

Puti mereli 2023. pembinaan karakter pada anak yang berhadapan dengan hukum di lembaga pembinaan khusus anak kelas ii banda aceh. penelitian ini adalah tentang “pembinaan karakter pada anak yang berhadapan dengan hukum (abh) di lembaga pembinaan khusus anak kelas (lpka) ii banda aceh”. adapun penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pembinaan karakter pada abh di lpka (2) mengetahui upaya yang dilakukan lpka dalam membina karakter pada abh (3) mengetahui kendala dalam membina abh. penelitian ini tergolong dalam jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. sedangkan pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. informan dalam penelitian ini berjumlah 8 (delapan) orang. temuan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) pembinaan moral/karakter, program rehabilitasi, pendidikan formal dan non formal, jasmani dan rohani. (2) abh wajib melaksanakan ibadah agama yang dianut agar dapat terbentuk karakter religius, kemudian wajib mengikuti proses pembelajaran pendidikan sekolah baik formal dan nonformal agar terbentuk karakter nasionalisme, abh juga wajib mengikuti proses pembinaan mulai dari rehabilitasi dan edukasi atau sosialisasi agar dapat terbentuknya karakter integritas, abh juga wajib mengatur dan mengendalikan dirinya sendiri tanpa bergantung dengan orang lain agar dapat terbentuk karakter mandiri dan wajib membersihkan seluruh lingkungan yang ada bersama-sama dengan tujuan dapat membentuk karakter gotong royong. (3) abh masih membangkang dan berbohong, abh juga tidak berbahasa indonesia dengan baik dan hanya bisa berbahasa daerah masing-masing sehingga proses pembelajaran sedikit terganggu dan fasilitas mulai dari ruang konseling dan ruang perawatan. kesimpulan penelitian ini adalah: (1) pembinaan karakter harus sesuai dengan tahapan atau langkah-langkah dari pedoman perlakuan dalam proses pemasyrakatan di lpka dan program yang dijalankan harus terstruktur mulai dari diterima anak sampai masa bebasnya. (2) dalam membentuk karakter sesuai dengan 5 nilai karakter bangsa yang wajib dimiliki anak yakni religius, nasionalisme, integritas, mandiri dan gotong royong melalui kegiatan-kegiatan seperti melaksanakan ajaran agama, memperoleh pengetahuan dan ketrampilan, jujur, tanggung jawab, menyusun dan mengelola diri sendiri, serta saling bahu-membahu dengan orang lain. (3) abh masih sulit dalam mengatur emosionalnya, tidak dapat berbahasa indonesia dengan baik serta sarana dan prasarana yang belum memadai. kata kunci : pembinaan, karakter, anak yang berhadapan dengan hukum



Abstract

Puti Mereli 2023. Character Development for Children in Conflict with the Law at the Class II Child Special Development Institution Banda Aceh. This research is about "character development in children dealing with the law (abh) at the special coaching institution for children class (LPKA) II Banda Aceh". The purpose of this research is to: (1) knowing character building on abh in LPKA (2) knowing the efforts made by LPKA in fostering character in abh (3) knowing the obstacles in fostering abh. This research is classified as a type of descriptive research with a qualitative approach. While collecting data using interview techniques and documentation. The informants in this study amounted to 8 (eight) people. The findings of the results of this study indicate that (1) moral / character development, rehabilitation programs, formal and non-formal education, physical and spiritual. (2) abh is obliged to carry out religious worship so that a religious character can be formed, then it is obliged to follow the learning process of school education both formal and non-formal in order to form the character of nationalism, abh is also obliged to follow the coaching process starting from rehabilitation and education or socialization in order to form the character of integrity, abh is also obliged to regulate and control himself without depending on others in order to form an independent character and is obliged to clean the entire environment together with the aim of forming the character of mutual cooperation. (3) abh is still insubordinate and lying, abh also does not speak Indonesian well and can only speak their respective regional languages so that the learning process is slightly disrupted and facilities ranging from counseling rooms and treatment rooms. The conclusions of this study are: (1) character building must be in accordance with the stages or steps of the treatment guidelines in the correctional process at LPKA and the programs carried out must be structured starting from the child's acceptance until his release period. (2) in shaping character in accordance with the 5 national character values that children must have, namely religion, nationalism, integrity, independence and mutual cooperation through activities such as carrying out religious teachings, obtaining knowledge and skills, honesty, responsibility, compiling and managing themselves, and working together with others. (3) abh is still difficult in regulating his emotions, cannot speak Indonesian well and inadequate facilities and infrastructure. Keywords: Development, Character, Children in conflict with the law



    SERVICES DESK