Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Nindi, ETNOBOTANI TUMBUHAN OBAT MASYARAKAT GUMPANG LEMPUH KECAMATAN PUTRI BETUNG KABUPATEN GAYO LUES. Banda Aceh Fakultas KIP Pendidikan Biologi,2023

Abstrak nindi (2023) . etnobotani tumbuhan obat masyarakat gumpang lempuh kecamatan putri betung kabupaten gayo lues. skripsi, jurusan pendidikan biologi psdku gayo lues, fakultas keguruan dan ilmu pendidikan, universitas syiah kuala. penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih banyaknya masyarakat gumpang lempuh kecamatan putri betung kabupaten gayo lues yang menggunakan tanaman obat secara tradisional. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui spesies tumbuhan yang berkhasiat obat, untuk mengetahui bagian apa yang digunakan dalam pengobatan serta untuk mengetahui cara pemanfaatan dan pengolahan spesies tersebut sebagai tumbuhan obat di desa gumpang lempuh kecamatan putri betung kabupaten gayo lues. populasi penelitian adalah seluruh masyarakat desa gumpang lempuh kecamatan putri betung kabupaten gayo lues sesuai pengambilan sampel dengan metode purposive sampling berdasarkan kriteria 30 tahun ke atas dengan total responden sebanyak 40 responden. teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan observasi. teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif-kualitatif. hasil penelitian diketahui bahwa terdapat 44 spesies tumbuhan obat dari 29 famili dimana bagian yang digunakan adalah daun, buah, batang dan akar. pemanfaatan tumbuhan obat oleh masyarakat gumpang lempuh kecamatan putri betung kabupaten gayo lues yaitu paling banyak dimanfaatkan sebagai obat sakit perut, batuk, demam, dan obat luka. serta cara pengolahannya dengan cara ditumbuk, direbus, dan dimakan langsung. dapat disimpulkan bahwa dari 29 familia, familia zingiberaceae memiliki spesies yang paling banyak ditemukan. dan familia crasulaceae memiliki spesies yang paling sedikit ditemukan. kata kunci : etnobotani, tumbuhan obat, masyarakat, gumpang lempuh.



Abstract

ABSTRACT Nindi (2023). Ethnobotany of Medicinal Plants of the Gumpang Lempuh Community, Putri Betung District, Gayo Lues Regency. Thesis, Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Syiah Kuala University. The background of this research is that there are still many Gumpang Lempuh people, Putri Betung District, Gayo Lues Regency who use medicinal plants traditionally. This study aims to determine plant species that have medicinal properties, to find out what parts are used in medicine and to find out how to use and process these species as medicinal plants in Gumpang Lempuh Village, Putri Betung District, Gayo Lues Regency. The research population was the entire Gumpang Lempuh Village Community, Putri Betung District, Gayo Lues Regency. According to the purposive sampling method based on criteria of 30 years and over with a total of 40 respondents. Data collection techniques using interview and observation methods. The data analysis technique uses descriptive-qualitative analysis techniques. The results showed that there were 44 species of medicinal plants from 29 families where the parts used were leaves, fruit, stems and roots. The use of medicinal plants by the people of Gumpang Lempuh, Putri Betung District, Gayo Lues Regency, is the most widely used as medicine for stomachaches, coughs, fever, and wound medicine. As well as how to process it by pounding, boiling, and eating it directly. It can be concluded that of the 29 families, the zingiberaceae family has the most common species. And the crasulaceae family has the fewest species found. Keywords: Ethnobotany, Medical Plants, Public, Gumpang Lempuh.



    SERVICES DESK