Bimbingan klasikal merupakan sebuah layanan yang diberikan kepada peserta didik dalam satu rombongan belajar, dilaksanakan di kelas dalam bentuk tatap muka antara guru bk sekolah dengan peserta didik dan bersifat pencengahan, pengembangan, dan pemeliharaan. tujuan layanan bimbingan klasikal ini, bertujuan untuk membantu peserta didik/konseli dalam mencapai perkembangan secara optimal mulai dari bidang sosial, pribadi, belajar dan karier serta dapat berperilaku baik dan untuk membantu peserta didik agar dapat mencapai tugas perkembangannya dan kemandirian dalam kehidupannya. adapun tujuan penelitian ini untuk menggambarkan dan menganalisis proses pelaksanaan layanan bimbingan klasikal di sma kota banda aceh. pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa angket yang di berikan secara online kepada guru bk dan dianalisis secara statistik deskriptif dan presentase. populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh guru bk sma di kota banda aceh yang berjumlah 38 dengan menggunakan teknik total sampling. selanjutnya berdasarakan hasil distribusi frekuensi faktor penghambat layanan bimbingan klasikal menunjukkan bahwa pengetahuan guru bk di kota banda aceh tergolong dalam kategori sedang. dari hasil data kuesioner menunjukkan faktor yang kerap muncul yaitu tentang pengetahuan (knowledge) guru bk dengan nilai mean 51,54, pada aspek ini guru harus menguasai konsep dan praksis asasmen untuk memahami kondisi,kebutuhan dan masalah konseli. aspek yang paling rendah terdapat pada sikap (attitude) dengan nilai mean 12,23, pada aspek ini guru memiliki sikap ketertarikan terhadap pemberian layanan bimbingan klasikal agar proses pemberian layanan dapat berjalan dengan baik. dan pada aspek kemampuan (skill), pemahaman (understanding), nilai (value) dan minat (interest) guru bk di kota banda aceh berada pada kategori sedang. data-data tersebut diperoleh berdasarkan hasil deskripsi variabel per aspek yang telah di uji oleh peneliti.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL DI SMA KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas KIP Bimbingan dan Konseling,2023
Baca Juga : KEPUASAN SISWA TERHADAP PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL DI MADRASAH ALIYAH NEGERI (MAN) 4 ACEH BESAR (DESTI SALWIDA PUTRI, 2021)
Abstract
Classical guidance is a service provided to students in a study group, carried out in class in the form of face-to-face meetings between school counselors and students and is prevention, development and maintenance in nature. The purpose of this classical guidance service is to help students/counselees achieve optimal development starting from the social, personal, learning and career fields and to be able to behave well and to help students achieve their developmental tasks and be independent in their lives. The purpose of this study is to describe and analyze the process of implementing classical guidance services at SMA Kota Banda Aceh. The approach in this study used a quantitative approach with data collection techniques in the form of a questionnaire which was given online to Bk teachers and analyzed descriptively and percentage statistics. The population in this study were all 38 high school counseling teachers in Banda Aceh City using a total sampling technique. Furthermore, based on the results of the frequency distribution of the inhibiting factors of classical guidance services, it shows that the knowledge of counseling teachers in the city of Banda Aceh is in the moderate category. From the results of the questionnaire data, the factor that often arises is the knowledge of the Bk teacher with a mean value of 51.54, in this aspect the teacher must master the concepts and principles of assessment to understand the counselee's conditions, needs and problems. The lowest aspect is in the attitude (attitude) with a mean value of 12.23, in this aspect the teacher has an attitude of interest in providing classical guidance services so that the service delivery process can run well. And in terms of ability (skill), understanding (understanding), value (value) and interest (interest) Bk teachers in the city of Banda Aceh are in the medium category. These data were obtained based on the results of the variable description per aspect that had been tested by the researcher.