Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Ulil Ambri, ANALISIS ION LOGAM BESI SECARA SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS HASIL PENYARINGAN MENGGUNAKAN PASIR PUTIH SEBAGAI ADSORBEN ALAMI. Banda Aceh Fakultas FKIP,2023

Metode yang dapat digunakan dalam menurunkan kadar logam besi dalam air adalah dengan memanfaatkan teknik adsorpsi atau penyerapan menggunakan material adsorben. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengunaan pasir putih pantai laut krueng raya, desa lhok mee, aceh besar sebagai adsorben alami untuk mengurangi kadar ion besi dalam air, mengetahui ukuran mesh pasir yang terbaik dalam adsorpsi ion logam besi dalam air, mengetahui kadar ion besi dalam air setelah penyaringan menggunakan adsorben alami pasir putih yang memenuhi standar sebagai air minum berdasarkan permenkes ri nomor:429/menkes/per/iv/2010, dan mengetahui model isoterm adsorpsi pada adsorben pasir putih alami. penurunan ion logam besi dalam penelitian ini menggunakan pasir putih dengan uji variasi ukuran mesh, waktu kontak dan konsentrasi. hasil penelitian menunjukkan adsorben pasir putih alami degan ukuran 20 mesh mampu mengadsorpsi ion logam fe secara signifikan dengan waktu kontak optimal pada waktu 40 menit; daya adsorpsi ion logam besi meningkat pada konsentrasi 30 ppm; dan model isoterm langmuir sesuai dengan proses adsorpsi ion logam besi menggunakan adsorben pasir putih alami dengan perolehan nilai r2 = 0,9929. penggunaan adsorben pasir putih alami pantai laut krueng raya desa lhok mee aceh besar dapat menyerap ion logam besi, ukuran 20 mesh memiliki daya adsorpsi ion logam fe yang lebih baik dibandingkan dengan kemampuan adsorpsi pada ukuran mesh lainnya, kadar ion logam besi dalam air setelah penyaringan dengan menggunakan adorben pasir putih alami belum memenuhi standar mutu air minum berdasarkan permenkes ri nomor: 492/menkes/per/iv/2010 dan model isoterm langmuir sesuai dengan proses adsorpsi ion logam besi menggunakan adsorben pasir putih alami.



Abstract

The method that can be used in reducing iron metal levels in water is by utilizing adsorption or absorption techniques using adsorbent materials. This study aims to determine the use of white sand on Krueng Raya sea beach, Lhok Mee Village, Aceh Besar as a natural adsorbent to reduce iron ion levels in water, determine the best sand mesh size in adsorption of iron metal ions in water, determine the level of iron ions in water after filtering using natural white sand adsorbents that meet the standards as drinking water based on Permenkes RI number: 429/MENKES/PER/IV/2010, and determine the adsorption isotherm model on natural white sand adsorbents. The reduction of iron metal ions in this study used white sand with tests of variations in mesh size, contact time and concentration. The results showed that natural white sand adsorbent with 20 mesh size was able to adsorb Fe metal ions significantly with optimal contact time at 40 minutes; adsorption power of iron metal ions increased at a concentration of 30 ppm; and Langmuir isotherm model was in accordance with the adsorption process of iron metal ions using natural white sand adsorbent with the acquisition of R2 = 0.9929. The use of natural white sand adsorbent of Krueng Raya sea beach, Lhok Mee Village, Aceh Besar can adsorb iron metal ions, 20 mesh size has better Fe metal ion adsorption power compared to adsorption ability at other mesh sizes, iron metal ion levels in water after filtration using natural white sand adsorbent has not met drinking water quality standards based on Permenkes RI number: 492/MENKES/PER/IV/2010 and Langmuir isotherm model fits the iron metal ion adsorption process using natural white sand adsorbent.



    SERVICES DESK