Sirih merah (piper crocatum) merupakan salah satu tanaman obat tradisional yang memiliki aktivitas antibakteri. penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak metanol daun sirih merah terhadap methicillin-resistant staphylococcus aureus (mrsa). penelitian eksperimental laboratorium ini menggunakan rancangan acak lengkap (ral) dengan 6 kelompok perlakuan yang terdiri dari ekstrak metanol daun sirih merah konsentrasi 15%, 30%, 45%, 60%, kontrol positif (linezolid 30 µg) dan kontrol negatif (akuades) dengan pengulangan masing-masing dilakukan sebanyak 4 kali. ekstrak daun sirih merah diperoleh dengan cara maserasi menggunakan metanol 96%. uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram kirby-bauer. data dianalisis dengan anova dan dilanjutkan dengan uji bnt (beda nyata terkecil) pada taraf signifikan 5%. hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol daun sirih merah konsentrasi 15%, 30%, 45% dan 60% memberi zona hambat rata-rata terhadap pertumbuhan mrsa masing-masing sebesar 9,0 mm, 11,2 mm, 13,6 mm dan 15,7 mm. hasil analisis data diperoleh bahwa ekstrak metanol daun sirih merah pada seluruh konsentrasi uji menunjukkan aktivitas antibakteri yang signifikan terhadap mrsa. semakin tinggi konsentrasi ekstrak maka semakin besar zona hambat yang terbentuk. kata kunci: sirih merah (piper crocatum), methicillin-resistant staphylococcus aureus (mrsa), aktivitas antibakteri.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK METANOL DAUN SIRIH MERAH (PIPER CROCATUM) TERHADAP PERTUMBUHAN METHICILLIN- RESISTANT STAPHYLOCOCCUS AUREUS. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2012
Baca Juga : UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN SIRIH MERAH (PIPER CROCATUM RUIZ & PAV) TERHADAP RNPSEUDOMONAS AERUGINOSA SECARA IN VITRO (Jaka Sarpendi Tarigan, 2022)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIHRNMERAH (PIPER CROCATUM L. VAR RUBRUM) TERHADAPRNPERTUMBUHAN CANDIDA ALBICANS SECARARNIN VITRO (Tatty Purnamawati, 2014)