Penelitian ini dilakukan dari bulan desember 2021 hingga april 2022 di kawasan taman hutan raya pocut meurah intan (tahura pmi). penelitian dilakukan dengan tujuan: untuk menganalisis aktivitas harian heterotrigona itama dan hubungannya dengan faktor fisik lingkungan (temperatur, kelembaban dan intensitas cahaya). selain itu, dikaji jenis tumbuhan di sekitar sarang yang dimanfaatkan sebagai sumber pakan dan bahan pembuat sarang serta perkembangan sarang pemanenan (topping). aktivitas h. itama diamati mulai pukul 06.00 hingga 18.00 wib. lebah tanpa sengat yang mencari makan dihitung dengan menggunakan penghitungan manual untuk menentukan jumlah individu yang keluar dan masuk sarang selama 10 menit setiap jam. perkembangan koloni diamati dengan menghitung pot nektar dan pot polen setiap minggu. hasil penelitian menunjukkan bahwa, puncak aktivitas keluar masuk sarang h. itama terjadi pada pukul 09.00 – 10.00 wib. suhu, intensitas cahaya matahari dan kelembaban berpengaruh besar terhadap aktivitas mencari makan h. itama. aktivitas mencari makan h. itama berkorelasi positif dengan suhu dan intensitas cahaya matahari, sebaliknya berkorelasi negatif dengan kelembaban. nektar adalah bahan terbesar yang dibawa kembali ke sarang oleh lebah pekerja diikuti oleh resin dan polen. hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa perkembangan koloni menunjukkan korelasi positif terhadap waktu, seiring dengan penambahan waktu, terjadi peningkatan jumlah pot nektar dan polen. h. itama di tahura pmi telah mengumpulkan nektar dan serbuk sari dari 18 spesies berbeda dan mengumpulkan resin dari 5 spesies berbeda. kata kunci : heterotrigona itama, taman hutan raya pocut meurah intan, sarang pemanenan, pot nektar dan pot polen
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
AKTIVITAS HARIAN HETEROTRIGONA ITAMA COCKERELL. (HYMENOPTERA: APIDAE: MELIPONINAE) DI TAMAN HUTAN RAYA POCUT MERAH INTAN KABUPATEN ACEH BESAR. Banda Aceh Fakultas MIPA Magister Biologi,2023
Baca Juga : KEANEKARAGAMAN DAN KESAMAAN INSEKTA NOKTURNAL DI TAMAN HUTAN RAYA POCUT MEURAH INTAN KECAMATAN LEMBAH SEULAWAH KABUPATEN ACEH BESAR (T. Ryan Bentara, 2016)
Abstract
This research was conducted from December 2021 to April 2022 at Taman Hutan Raya Pocut Merah Intan (Tahura PMI). This study was aimed with the following objectives: to analyze foraging activity of Heterotrigona itama and its relationship with physical environmental factors (temperature, humidity and light intensity). In addition, the plant species around the nest were studied which were used as a source of feed and materials for building nests as well as the development of nests harvesting (topping). H. itama activity was observed from 06.00 to 18.00 WIB. Foraging stingless bees were counted using manually to determine the number of individuals entering and exiting the hive for 10 minutes every hour. Colony development was monitored by counting the nectar pots and pollen pots weekly. The results showed that the peak activity of H. itama inside and outside the nests occurred at 09.00 – 10.00 WIB. Temperature, light intensity and humidity have a big effect on H. itama's foraging activity. The foraging activity of H. itama is positively correlated with temperature and light intensity, o, but negatively correlated with humidity. Nectar is the largest substance carried back to the hive by worker bees, followed by resin and pollen. The results obtained showed that colony development was positively correlated with time, as the number of nectar and pollen pots increased over time. H. itama in Tahura PMI has collected nectar and pollen from 18 different species and resin from 5 different species. Keywords: Heterotrigona itama, Taman Hutan Raya Pocut Merah Intan, nectar pots and pollen pots