Abstrak pasar tradisional menjadi salah satu tempat berinteraksi yang cakupannya sangat luas, selain itu pasar tradisional juga di anggap sebagai salah satu roda penggerak perekonomian di suatu daerah. didalam pasar sendiri tercipta hubungan yang saling membutuhkan dan terlekat antar aktor-aktor yang terlibat yang salah satunya adalah hubungan sosial ekonomi pedagang dengan pedagang. dalam aktivitas perdagangan, antar pedagang akan saling membangun relasi sosial dengan pedagang lainnya untuk mempermudah dalam menjalankan usaha serta untuk mempermudah mendapatkan akses barang dagangan. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk keterlekatan sosial antara pedagang sayur lokal dan pedagang sayur pendatang serta faktor apa saja yang melatarbelakangi terciptanya keterlekatan sosial tersebut di pasar rakyat sianjo-anjo kabupaten aceh singkil. teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori keterlekatan sosial yang dikemukakan oleh mark granovetter. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data berupa hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa terciptanya keterlekatan sosial antara pedagang sayur lokal dan pedagang sayur pendatang yang dapat dilihat berdasarkan bentuk keterlekatan relasional dan keterlekatan struktural. keterlekatan relasional dapat ditandai dengan terciptanya kepercayaan antar pedagang sayur lokal dan pedagang sayur pendatang dalam pengambilan barang dagangan terlebih dahulu yang dapat dibayarkan pada waktu yang telah disepakati bersama, tolong-menolong dan solidaritas dalam berdagang. selain itu, terdapat aturan tidak tertulis dalam penetapan harga jual barang dagangan yang harus diikuti oleh seluruh pedagang sayur dan seluruh pedagang sayur menjunjung norma dalam berinteraksi yang merupakan bentuk dari keterlekatan struktural. adapun faktor yang melatar belakangi terciptanya keterlekatan sosial dalam penelitian ini yaitu, 1.) pertemanan didalam pasar, 2.) daerah asal yang sama, 3.) hubungan diluar pasar. kata kunci : keterlekatan sosial, pedagang, pasar tradisional
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KETERLEKATAN SOSIAL PEDAGANG SAYUR LOKAL DAN PEDAGANG SAYUR PENDATANG DI PASAR RAKYAT SIANJO-ANJO KABUPATEN ACEH SINGKIL. Banda Aceh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,2023
Baca Juga : ANALISIS PENDAPATAN PEDAGANG SAYUR SEBELUM DAN SESUDAH MENERIMA PEMBIAYAAN BAITUL QIRADH SURYA MADINAH DI KOTA BANDA ACEH (Rika Mairisal, 2020)
Abstract
ABSTRACT Traditional markets are one of the places for interaction with a very broad scope, apart from that traditional markets are also considered as one of the driving wheels of the economy in an area. In the market itself, there is a relationship that is mutually needed and attached between the actors involved, one of which is the socio-economic relationship between traders and traders. In trading activities, traders will build social relations with other traders to make it easier to run a business and to make it easier to get access to merchandise. This study aims to find out the forms of social attachment between local vegetable traders and immigrant vegetable traders and what factors are behind the creation of this social attachment in the Sianjo-anjo People's Market, Aceh Singkil Regency. The theory used in this study is the theory of social attachment put forward by Mark Granovetter. This study used a descriptive qualitative approach with data collection methods in the form of observations, interviews and documentation. The results in this study indicate that the creation of social attachment between local vegetable traders and immigrant vegetable traders can be seen based on the forms of relational attachment and structural attachment. Relational attachment can be characterized by the creation of trust between local vegetable traders and foreign vegetable traders in picking up merchandise in advance which can be paid at a mutually agreed time, mutual help and solidarity in trading. In addition, there are unwritten rules in determining the selling price of merchandise that must be followed by all vegetable traders and all vegetable traders uphold norms in interactions which are a form of structural attachment. The factors behind the creation of social attachment in this study are, 1.) friendship in the market, 2.) the same area of origin, 3.) relationships outside the market. Keywords: Social attachment, Traders, Traditional Markets