Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
T. M. HAIKAL ZAYYAN, PENGARUH SISTEM MINIMUM QUANTITY LUBRICATION (MQL) VARIASI MINYAK NABATI DAN SINTETIS TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN DAN GAYA POTONG PADA PROSES MILING AL6061. Banda Aceh Teknik Mesin dan Industri,2023

Proses pemesinan sangat berpengaruh pada dunia industri, seperti kekasaran permukaan, merupakan hal yang sangat penting dalam proses manufaktur. bagian-bagian penting dalam pengendalian kualitas, seperti penentuan mata pahat dan sistem pendinginan, memiliki peran yang krusial. namun, metode pendinginan konvensional memiliki banyak masalah terkait kesehatan, lingkungan, dan peraturan pemerintah. salah satu solusi yang diusulkan untuk mengatasi masalah ini adalah dengan mengurangi penggunaan coolant sebanyak mungkin selama proses pemesinan. pendekatan ini dikenal sebagai minimum quantity lubrication (mql). mql membawa manfaat besar dalam aspek keselamatan lingkungan dan ekonomi, karena dapat mengurangi konsumsi coolant dalam proses pemesinan. minyak nabati adalah bahan yang sangat baik untuk diapikasikan pada proses pemesinan karena sifat dari bahan tersebut ramah lingkungan, tidak beracun dan mudah terurai, dengan menggunakan sistem mql dapat meminimalisir penggunaan lubricant. penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan mql dengan membandingkan minyak nabati dan minyak sintetis pada material al6061 dalam proses frais (milling) dengan menggunakan mata pahat insert carbide. penelitian ini juga mengevaluasi kekasaran permukaan dan gaya potong dalam kondisi mql. hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa minyak nabati, terutama minyak virgin coconut oil (vco), memberikan manfaat besar dalam hal penurunan kekasaran permukaan. oleh karena itu, minyak virgin coconut oil (vco) dapat dijadikan sebagai alternatif pelumas yang efektif dalam pendekatan mql untuk proses pemesinan.



Abstract

Machining process has a significant impact on the industrial world, such as surface roughness, which is crucial in the manufacturing process. Important aspects of quality control, such as tool selection and cooling systems, play a crucial role. However, conventional cooling methods have numerous issues concerning health, the environment, and government regulations. One proposed solution to address these problems is to minimize the use of coolant during the machining process. This approach is known as Minimum Quantity Lubrication (MQL). MQL brings substantial benefits in terms of environmental safety and economy by reducing coolant consumption during machining. Vegetable oil is an excellent material to be applied in the machining process because of its environmentally friendly, non-toxic, and easily biodegradable properties, enabling the MQL system to minimize Lubricant usage. This study aims to investigate the use of MQL by comparing vegetable oil and synthetic oil on AL6061 material in the milling process using carbide insert cutting tools. The research also evaluates surface roughness and cutting forces under MQL conditions. The results of this study indicate that vegetable oil, especially Virgin Coconut Oil (VCO), provides significant benefits in reducing surface roughness. Therefore, Virgin Coconut Oil (VCO) can be considered an effective alternative lubricant in the MQL approach for machining processes.



    SERVICES DESK