Blok drainase lhok banie terletak di kecamatan langsa barat kota langsa. blok ini kerap sekali mengalami banjir genangan yang diakibatkan oleh saluran drainase yang ada tidak mampu mengalirkan dan menampung debit air hujan. penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kapasitas saluran drainase menggunakan aplikasi hec-ras, dan merencanakan pengendalian banjir pada blok drainase lhok banie. saluran yang ditinjau merupakan saluran sekunder dan saluran induk syiah kuala pada blok lhok banie. saluran primer atau saluran induk syiah kuala ini memiliki panjang 2.419 m, sedangkan saluran sekunder memiliki panjang 3.155 m. luas daerah tangkapan airnya adalah 1,32 km2. data hujan berasal dari stasiun arr langsa selama 13 tahun (2009-2021). penelitian ini menggunakan metodologi survei lapangan dan analisis data. metode analisis data yang dilakukan dalam menghitung debit banjir adalah dengan menggunakan metode rasional modifikasi, selanjutnya dilakukan analisis hidraulika dalam aplikasi hec-ras. hasil dari analisis diketahui bahwa saluran drainase tidak mampu menampung debit banjir rencana. evaluasi saluran pada 30 cross section menggunakan aplikasi hec-ras menunjukkan hampir seluruh penampang saluran mengalami overtopping. dari hasil penelitian tersebut maka direncanakan kolam retensi yang memiliki fungsi sebagai penyimpanan sementara debit pada blok drainase lhok banie. hasil dari perhitungan kolam retensi dengan menggunakan pompa kapasitas 0,2 m3/dt didapatkan volume kolam retensi yang dihasilkan sebesar 6,081 m3.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS SISTEM DRAINASE PERKOTAAN DI KOTA LANGSA DAN PENGENDALIAN BANJIR PADA BLOK DRAINASE LHOK BANIE KOTA LANGSA. Banda Aceh Fakultas Teknik Sipil,2023
Baca Juga : PERENCANAAN EKO-DRAINASE DI KAWASAN GAMPONG KEURAMAT KOTA BANDA ACEH (MUNZIRWAN HABIBI, 2016)
Abstract
The Lhok Banie drainage block is located in the West Langsa district of Langsa City. This block often experiences flooding due to the inadequate capacity of the existing drainage channels to convey and contain rainfall runoff. This study aims to evaluate the drainage channel capacity using the HEC-RAS application and to plan flood control for the Lhok Banie drainage block. The channels under consideration are the secondary channels and the main Syiah Kuala channel within the Lhok Banie block. The primary or main Syiah Kuala channel has a length of 2,419 meters, while the secondary channel has a length of 3,155 meters. The catchment area is 1.32 km2. Rainfall data is sourced from the ARR Langsa station over a 13-year period (2009-2021). The study employs field surveys and data analysis methodology. The flood discharge calculation uses the Modified Rational Method, followed by hydraulic analysis using the HEC-RAS application. The analysis results reveal that the drainage channels are unable to contain the planned flood discharge. Evaluation of 30 cross sections using the HEC-RAS application indicates that almost all channel sections experience overtopping. Based on these findings, a retention pond is planned to temporarily store the discharge within the Lhok Banie drainage block. The result of pond retention calculations using a pump with a capacity of 0,2 m3/h obtained a retention pond volume of 6,081 m3.
Baca Juga : KAJIAN KAPASITAS SALURAN DRAINASE DAERAH PUSAT KOTA BANDA ACEH (Muhammad Farhan, 2025)