Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES
Fauriati, KONTRIBUSI MANAJEMEN MOBILE TRAINING UNIT (MTU) DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN SMK DI KOTA LHOKSEUMAWE. Banda Aceh Fakultas Pasca Sarjana,2023

Kontribusi manajemen mobile training unit (mtu) dalam meningkatkan mutu pendidikan smk di kota lhokseumawe oleh: fauriati npm: 2109200050007 komisi pembimbing: 1. prof. dr. murniati, ar, m. pd. 2. dr. ismail, s. pd,. m. pd. abstrak mobile training unit (mtu) adalah salah satu sub kegiatan pembinaan minat, bakat dan kreativitas siswa program pengelolaan pendidikan sekolah menengah kejuruan pada bidang pembinaan smk dinas pendidikan aceh yang secara rutin setiap tahun memberikan pelatihan ketrampilan lifeskill kepada siswa smk di seluruh wilayah provinsi aceh. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: penyusunan, pelaksanaan, evaluasi, tindak lanjut dan hambatan kegiatan mobile training unit (mtu) dalam meningkatkan mutu pendidikan di kota lhokseumawe. penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. subjek penelitian dalam penelitian ini adalah kepala bidang pembinaan smk dinas pendidikan aceh, kepala cabang dinas pendidikan wilayah kota lhokseumawe, kepala smkn 6 lhokseumawe, kepala smkn 5 lhokseumawe, kepala smk swasta ulumuddin lhokseumawe, dan instruktur mtu i, ii dan iii. hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) perencanaan kegiatan mobile training unit (mtu) dilakukan secara bertahap mulai dari pemberitahuan pelaksanaan kegiatan sampai ditetapkan sk panitia di sekolah pelaksana; (2) pelaksanaan pembelajaran pada kegiatan mobile training unit (mtu) menggunakan model project based learning dengan sistem teori 20 % dan praktik 80 %; (3) evaluasi pada kegiatan mobile trainning unit (mtu) dilakukan terhadap dua aspek yaitu evaluasi terhadap program secara keseluruhan dan evaluasi terhadap peserta pelatihan yang dilakukan oleh instruktur. peserta yang dinyatakan lulus dan mendapatkan sertifikat adalah peserta yang memiliki nilai minimal 2,00 atau dengan predikat ‘cukup’; (4) tindak lanjut kegiatan adalah pembimbingan kembali terhadap siswa yang telah mengikuti kegiatan mtu; dan (5) hambatan utama yang ditemukan adalah kesenjangan skill dasar siswa yang mengikuti pelatihan yang disebabkan perbedaan konsentrasi keahlian dan perbedaan tingkatan kelas peserta. kata kunci: manajemen, mobile trainning unit (mtu), mutu, dan sekolah menengah kejuruan



Abstract

THE CONTRIBUTION OF MOBILE TRAINING UNIT (MTU) MANAGEMENT IN IMPROVING THE EDUCATION QUALITY IN VOCATIONAL HIGH SCHOOLS IN LHOKSEUMAWE CITY ABSTRACT (Fauriati) The Mobile Training Unit (MTU) is one of the sub-activities for fostering students' interests, talents, and creativity in the Vocational High School education management program in the Aceh Education Office's Vocational School Development Sector that trains the students of Vocational High Schools in Aceh annually. This research aimed to determine the arrangement, implementation, evaluation, follow-up, and obstacles of the Mobile Training Unit (MTU) activities in improving the education quality in Lhokseumawe City. This research used a descriptive method with a qualitative approach. The data was collected through observation, interview, and documentation study. The subjects of the research were the Head of the Vocational Development Division for the Education Office of Aceh, the Head of the Education Office of Lhokseumawe City, the Principal of Vocational High School 6 of Lhokseumawe, the Principal of Vocational High School 5 of Lhokseumawe, the Principal of Ulumuddin Private Vocational School of Lhokseumawe, and MTU Instructors I, II, and III. The result of the research showed that: (1) Planning for Mobile Training Unit (MTU) activities were carried out progressively, starting from the notice of the implementation of the activities until issuing the committee decree in the implementing school; (2) Implementation of learning in Mobile Training Unit (MTU) activities using a Project Based Learning model with 20% of the theoretical system and 80% of practice; (3) Evaluation of Mobile Training Unit (MTU) activities is carried out on two aspects, namely evaluation of the program as a whole and evaluation of training participants conducted by instructors. Participants who pass and get a certificate are participants who have a minimum score of 2.00 or with the predicate of 'sufficient'; (4) Follow-up activities is mentoring the students who have participated in MTU activities; and (5) The main obstacle found is the gaps in the basic skills of students participating in the training caused by differences in the department and class levels of the participants. Keywords: Management, mobile training unit (MTU), quality, vocational high school



    SERVICES DESK