Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
AM. MIRZA, PENGARUH VOLUME LALU LINTAS TERHADAP TINGKAT KEBISINGAN PADA KAWASAN PENDIDIKAN (STUDI KASUS JALAN TAMAN MAKAM PAHLAWAN KOTA BANDA ACEH). Banda Aceh Fakultas Teknik Sipil,2023

Pertumbuhan jumlah penduduk di kota banda aceh memicu terjadinya pertambahan jumlah kendaraan bermotor yang berdampak pada peningkatan kebisingan. kebisingan adalah bunyi yang tidak diinginkan dari usaha atau kegiatan manusia dalam tingkat dan waktu tertentu yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan bagi manusia dan kenyamanan lingkungan. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besar tingkat kebisingan yang dihasilkan oleh lalu lintas di jalan taman makam pahlawan dan untuk mengetahui pengaruh volume dan kecepatan kendaraan terhadap tingkat kebisingan yang dihasilkan oleh lalu lintas di jalan taman makam pahlawan khususnya segmen jalan yang berdekatan dengan smp negeri 16 banda aceh. pengumpulan data melalui survei lapangan yang dilakukan pada pagi, siang, dan sore hari masing-masing selama dua jam. data primer yang dikumpulkan berupa: volume lalu lintas (smp/jam), waktu tempuh (detik), dan tingkat kebisingan (db). pengolahan data menggunakan metode statistika dengan bantuan microsoft excel dan analisis regresi linear berganda menggunakan spss. hasil yang diperoleh yaitu, tingkat kebisingan di jalan taman makam pahlawan pada titik pengamatan a (arah menuju simpang tiga peuniti) adalah 69,85 db hingga mencapai 80,42 db dan tingkat kebisingan pada titik pengamatan b (arah menuju taman makam pahlawan) adalah 72,33 db hingga mencapai 79,46 db. tingkat kebisingan pada titik a dan titik b di jalan taman makam pahlawan telah melampaui ambang batas kebisingan yang ditetapkan oleh kepmen no. 48/menlh/1996 tentang baku mutu kebisingan yaitu 55 db untuk kawasan pendidikan. adapun model matematis hubungan volume (x1) terhadap tingkat kebisingan (y) di jalan taman makam pahlawan yaitu, untuk (titik a) y = 67,148 + 0,017 x1 dan (titik b) y = 70,249 + 0,011 x1. tingkat kebisingan yang dipengaruhi oleh volume lalu lintas di titik a adalah sebesar 36%, sedangkan di titik b sebesar 26,5%. solusi yang dapat dilakukan berupa, optimalisasi manajemen transportasi, menanam pepohonan, penyediaan sarana dan prasarana transportasi umum.



Abstract

The population growth in Banda Aceh City has triggered an increase in the number of motorized vehicles, resulting in an increase of noise. Noise is unwanted sound from business or human activity at a certain level and time which could cause problems toward health and environmental comfort. The purpose of this study was to determine the level of noise generated by the traffic on Taman Makam Pahlawan Street and to determine the effect of vehicle volume and speed on the noise level generated by traffic on Taman Makam Pahlawan Street especially the road segment near SMP Negeri 16 Banda Aceh. Data collection through field surveys was conducted in the morning, afternoon, and evening for every two hours. The primary data collected were in the form of: traffic volume (pcu/hour), travel time (seconds), and noise level (dB). Data processing used statistical methods with the help of Microsoft Excel and multiple linear regression analysis using SPSS. The results showed that the noise levels on Taman Makam Pahlawan Street at observation point A (direction to Peuniti T-Junction) and B (direction to Taman Makam Pahlawan) were 69.85 dB to 80.42 dB and 72.33 dB to 79.46 dB, respectively. The noise levels at points A and B on Taman Makam Pahlawan Street exceeded the noise threshold of 55 dB for educational areas set by KepMen No. 48/MENLH/1996 concerning the noise quality standard. The mathematical model for the relationship between volume (X1) and noise level (Y) on Taman Makam Pahlawan Street were Y = 67,148 + 0,017 X1 for point A and Y = 70,249 + 0,011 X1 for point B. The percentages of noise level influenced by traffic volume were 36.1% for point A and 26.5% for point B. Solutions that can be implemented include optimizing transportation management, planting trees, providing public transportation facilities and infrastructure.



    SERVICES DESK