Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
INDAH PURNAMA SARI, PENGARUH KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR BONGGOL PISANG DAN PEMANGKASAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG PANJANG (VIGNA SINENSIS L.). Banda Aceh Fakultas Pertanian,2023

Kacang panjang (vigna sinensis l.) adalah salah satu jenis tanaman yang termasuk famili leguminoseae berbentuk perdu yang tumbuhnya merambat dan menjalar. pertumbuhan dan produksi tanaman kacang panjang dapat ditingkatkan dengan pemupukan dan pemangkasan. pemupukan pada tanaman kacang panjang dapat dilakukan untuk memperbaiki kondisi fisik pada tanah dan juga meningkatkan ketersediaan unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman. salah satu pupuk organik cair (poc) yang dapat digunakan yaitu pupuk organik cair dari limbah bonggol pisang kepok. poc bonggol pisang kepok memiliki kandungan unsur p yang berkisar antara 0,2-0,5 % yang bermanfaat untuk menambah nutrisi pada pertumbuhan dan produksi tanaman. teknik pemangkasan berpengaruh dalam meningkatan hasil tanaman kacang panjang salah satunya adalah pemangkasan cabang lateral yang bertujuan untuk pembentukan kanopi yang lebih efektif sehingga dapat meningkatkan pasokan asimilasi, selain itu juga teknik pemangkasan pucuk dapat merangsang atau mempercepat pembungaan kacang panjang. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi poc bonggol pisang dan jenis pemangkasan cabang serta interaksi antara kedua faktor tersebut terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang panjang. penelitian ini telah dilaksanakan di kebun percobaan dan laboratorium benih fakultas pertanian universitas syiah kuala sejak juni 2022 hingga agustus 2022. rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak kelompok pola faktorial 3x3 dengan 3 ulangan sehingga terdapat 9 kombinasi perlakuan, dan 27 satuan percobaan. faktor yang diteliti yaitu konsentrasi poc yang terdiri dari 3 taraf yaitu konsentrasi 30%, 50% dan 70%ml tanaman-1 dan pemangkasan yang terdiri dari 3 taraf yaitu tanpa pemangkasan, pemangkasan cabang lateral dan pemangkasan pucuk. parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman pada umur 7, 14, 21, 28 hst, diameter batang umur 7, 14, 21, 28 hst, umur berbunga, jumlah polong per tanaman dan bobot per tanaman. pemanenan dilakukan sebanyak 5 kali dengan interval 3 hari sekali. hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi poc bonggol pisang berpengaruh tidak nyata terhadap umur berbunga tanaman dan parameter lainnya, konsentrasi poc yang terbaik dijumpai pada dosis 70% poc (700 ml poc yang dilarutkan dengan 300 ml air). iv pada perlakuan pemangkasan berpengaruh sangat nyata terhadap diameter batang 28 hst serta tidak berpengaruh nyata terhadap parameter lainnya pemangkasan yang terbaik dijumpai pada pemangkasan cabang lateral. terdapat interaksi yang nyata antara konsentrasi poc bonggol pisang dan pemangkasan terhadap tinggi tanaman 21 hst dan bobot per tanaman namun berpengaruh tidak nyata terhadap parameter lainnya. kombinasi tanaman kacang panjang terbaik dijumpai pada konsentrasi 70% dengan teknik pemangkasan cabang lateral. hal ini diduga karena ketersediaan nutrisi pada tanaman yang tercukupi dibandingkan dengan perlakuan lainnya.



Abstract

Long bean (Vigna sinensis L.) is one of the types of plants included Leguminosae family in the form of shrubs that grow vines and creepers. The growth and production of long bean plants can be increased by fertilizing and pruning. Fertilization on long bean plants can be done for improve the physical condition of the soil and also increase the availability of nutrients needed by plants. One of the liquid organic fertilizers (POC) that can be used is liquid organic fertilizer from kepok banana weevil waste. POC kepok banana weevil has a P content that ranges from 0.2-0.5 % which is useful for adding nutrients to plant growth and production. Pruning techniques have an effect on increasing the yield of long bean plants one is the pruning of the lateral branches which aims to form a dense canopy more effective so as to increase the supply of assimilation, besides that also technique pruning shoots can stimulate or accelerate long bean flowering. This study aims to determine the effect of banana weevil POC concentration and types of branch pruning as well as the interaction between the two factors on growth and yield of long bean plants. This research has been carried out in the garden trials and the Seed Laboratory of the Faculty of Agriculture, University of Syiah Kuala since June 2022 to August 2022. The design used in this study was a randomized block design factorial pattern 3x3 with 3 replications so that there are 9 treatment combinations, and 27 units test. The factors studied were POC concentrations which consisted of 3 levels namely concentrations of 30%, 50% and 70% ml of plant-1 and pruning which consisted of 3 levels namely without pruning, pruning lateral branches and pruning shoots. Parameters that The observed were plant height at 7, 14, 21, 28 HST, stem diameter at 7, 14, 21, 28 HST, age of flowering, number of pods per plant and weight per plant. Harvesting done 5 times with an interval of 3 days. The results showed that the POC concentration of the banana weevil had an effect not significant on flowering age of plants and other parameters, POC concentrations were best found at 70% POC (700 ml POC diluted with 300 ml water). iv The pruning treatment had a very significant effect on the diameter of the stem at 28 HST and has no significant effect on other parameters of the best pruning found on pruning of lateral branches. There is a significant interaction between concentrations POC banana weevil and pruning on plant height 21 HST and weight per plants but had no significant effect on other parameters. The best combination of long bean plants was found at a concentration of 70% with lateral branch pruning technique. This is presumably due to the availability of nutrients in plants adequate compared to other treatments.



    SERVICES DESK