Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Risna Sophia R Asmar, RAGAM BAHASA DALAM PEMBELAJARAN DI PAUD PURNAMA DESA PADANG KAWA KECAMATAN TANGAN-TANGAN KABUPATEN ACEH BARAT DAYA. Banda Aceh Fakultas KIP Magister Pendidikan Bahasa Indonesia,2023

Abstrak asmar, risna sophia r. 2022. ragam bahasa dalam pembelajaran di paudpurnama desa padang kawa kecamatan tangan-tangan kabupaten aceh barat daya. tesis, jurusan magister pendidikan bahasa indonesia, fakultas keguruan dan ilmu pendidikan, universitas syiah kuala.prof. dr. mohd. harun, m.pd (2) dr. siti sarah fitriani, m.a kata kunci: bahasa, ragam bahasa, ragam fungsiolek. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ragam bahasa dalam pembelajaran di kelas rendah, khususnya pendidikan anak usia dini (paud). penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. data penelitian ini diperoleh dari tuturan guru dan siswa paud. teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak bebas cakap. instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, catat, dan rekam. analisis data dilakukan dengan teknik analisis deskriptif. adapun data yang diperoleh adalah 203 tuturan. hasil penelitian menunjukkan ada 5 ragam bahasa berdasarkan ragam fungsiolek, yaitu 12 ragam beku, 34 ragam resmi, 4 ragam usaha, 126 ragam santai, dan 27 ragam akrab. ragam beku terdiri dari (1) struktur gramatikalnya tidak berubah, (2) bentuk kalimatnya bersifat lebih kaku, katakatanya lengkap, dan struktur kalimatnya panjang, (3) menuntut sikap yang serius dari penutur dan pendengarnya. ragam resmi terdiri dari (1) bentuk kebahasaan yang digunakan menaati kaidah, dan (2) struktur fungtor lengkap. ragam usaha terdiri dari (1) dipergunakan dalam situasi setengah resmi (2) kadang-kadang tidak menggunakan struktur morfologi dan sintaksis yang normatif, (3) kalimat dan kata-katanya hanya sekadar cukup supaya dimengerti orang, dan (4) bentuk-bentuknya pendek namun tidak ada unsur penting yang dihilangkan. ragam santai terdiri (1) digunakan dalam situasi santai/tidak resmi, (2) sering menggunakan kata-kata yang dipenggal sebagian silabelnya, (3) adanya pengulangan-pengulangan, (4) sering menggunakan interjeksi, (5) sering beralih kode, (6) adanya unsur bahasa daerah, dan (7) tidak menggunakan struktur morfologi dan sintaksis yang normatif. ragam akrab terdiri dari (1) biasa digunakan oleh penutur sudah akrab, (2) penggunaan kata sapaan, (3) penggunaan kata nggak, (4) hilangnya preposisi, dan (5) hilangnya fungsi predikat dalam kalimat.



Abstract

ABSTRAK Asmar, Risna Sophia R. 2022. Ragam Bahasa dalam Pembelajaran di PAUDPurnama desa Padang Kawa Kecamatan Tangan-Tangan Kabupaten Aceh Barat Daya. Tesis, Jurusan Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala.Prof. Dr. Mohd. Harun, M.Pd (2) Dr. Siti Sarah Fitriani, M.A Kata Kunci: Bahasa, ragam bahasa, ragam fungsiolek. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ragam bahasa dalam pembelajaran di kelas rendah, khususnya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data penelitian ini diperoleh dari tuturan guru dan siswa PAUD. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak bebas cakap. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, catat, dan rekam. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis deskriptif. Adapun data yang diperoleh adalah 203 tuturan. Hasil penelitian menunjukkan ada 5 ragam bahasa berdasarkan ragam fungsiolek, yaitu 12 ragam beku, 34 ragam resmi, 4 ragam usaha, 126 ragam santai, dan 27 ragam akrab. Ragam beku terdiri dari (1) struktur gramatikalnya tidak berubah, (2) bentuk kalimatnya bersifat lebih kaku, katakatanya lengkap, dan struktur kalimatnya panjang, (3) menuntut sikap yang serius dari penutur dan pendengarnya. Ragam resmi terdiri dari (1) bentuk kebahasaan yang digunakan menaati kaidah, dan (2) struktur fungtor lengkap. Ragam usaha terdiri dari (1) dipergunakan dalam situasi setengah resmi (2) kadang-kadang tidak menggunakan struktur morfologi dan sintaksis yang normatif, (3) kalimat dan kata-katanya hanya sekadar cukup supaya dimengerti orang, dan (4) bentuk-bentuknya pendek namun tidak ada unsur penting yang dihilangkan. Ragam santai terdiri (1) digunakan dalam situasi santai/tidak resmi, (2) sering menggunakan kata-kata yang dipenggal sebagian silabelnya, (3) adanya pengulangan-pengulangan, (4) sering menggunakan interjeksi, (5) sering beralih kode, (6) adanya unsur bahasa daerah, dan (7) tidak menggunakan struktur morfologi dan sintaksis yang normatif. Ragam akrab terdiri dari (1) biasa digunakan oleh penutur sudah akrab, (2) penggunaan kata sapaan, (3) penggunaan kata nggak, (4) hilangnya preposisi, dan (5) hilangnya fungsi predikat dalam kalimat.



    SERVICES DESK