Kunjungan antenatal care yang sesuai standar dapat mencegah terjadinya kekurangan asupan nutrisi selama masa kehamilan melalui pelayanan yang diberikan seperti pemantauan status nutrisi, pemberian edukasi makanan bergizi dan pemberian tablet tambah darah yang mengandung asam folat. kurangnya asupan asam folat pada trimester pertama kehamilan dapat menjadi salah satu penyebab terjadinya gangguan pertumbuhan pada janin, yang dapat menyebabkan bayi lahir dengan kelainan kongenital seperti sumbing bibir dan langit-langit. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kepatuhan antenatal care dan konsumsi asam folat pada ibu dengan anak bibir sumbing di rumah sakit malahayati banda aceh. jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan desain cross sectional dan dengan pendekatan retrospektif. subjek pada penelitian ini adalah ibu dengan anak yang terdiagnosis bibir sumbing yang menjalani operasi perbaikan bibir sumbing pertama kali sesuai standar di rs malahayati tahun 2022. teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. berdasarkan hasil penelitian ini, mayoritas ibu yang memiliki anak bibir sumbing yang menjalani operasi perbaikan di rumah sakit malahayati tahun 2022 tidak patuh dalam melakukan antenatal care dan mengonsumsi asam folat selama masa kehamilan. mayoritas pasien bibir sumbing berjenis kelamin laki-laki, tidak memiliki riwayat keluarga bibir sumbing dan berdomisili di aceh besar. mayoritas ibu yang memiliki anak terdiagnosis bibir sumbing berusia 21-35 tahun, merupakan ibu yang telah lebih dari satu kali melahirkan, memiliki riwayat pendidikan tamatan sma dan bekerja sebagai ibu rumah tangga. kata kunci: antenatal care, asam folat, bibir sumbing
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
GAMBARAN KEPATUHAN ANTENATAL CARE DAN KONSUMSI ASAM FOLAT PADA IBU DENGAN ANAK BIBIR SUMBING DI RUMAH SAKIT MALAHAYATI TAHUN 2022. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2023
Baca Juga : HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP, PENDIDIKAN DAN PEKERJAAN DENGAN CAKUPAN ANTENATAL CARE PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS KUTA BARONA ACEH BESAR TAHUN 2013 (Yuli Dwi Aksara, 2023)
Abstract
Standard antenatal care visiting can prevent nutritional deficiency during pregnancy through services provided such as monitoring nutritional status, providing education on nutritious foods and administering iron suplement containing folic acid. Lack of folic acid intake in the first trimester of pregnancy can be one of the causes of fetal growth diorders, which can cause babies to be born with congenital abnormalities such as cleft lip and palate. The purpose of this study is to describe the adherence of antenatal care and consumption of folic acid in mothers who have children with cleft palates at the Malahayati Hospital Banda Aceh. The type of this research is descriptive study with a cross-sectional design and a retrospective approach. The subjects in this study were mothers who have children diagnosed with cleft lip and underwent cleft lip repair surgery for the first time according to standards at the Malahayati Hospital in 2022. The sampling technique is total sampling. Based on the results of this study, the majority of mothers who have children with cleft lips and underwent cleft lip repair surgery at the Malahayati Hospital Banda Aceh in 2022 are not compliant in carrying out antenatal care and taking folic acid during pregnancy. The majority of cleft patients are male, don’t have family history of cleft lip, and live in Aceh Besar. The majority of mothers who have children diagnosed with cleft lip are aged 21-35 years, mothers who given birth more than once, have a study background of graduated from high school and a housewives. Keywords: Antenatal Care, Folic Acid, Cleft lip