Migren merupakan nyeri kepala neurovaskular kronik yang memiliki faktor tertentu yang dapat meningkatkan risiko terjadinya serangan yaitu faktor pencetus. pencetus dapat mengaktifkan proses terjadinya migren pada orang yang rentan terhadap kondisi tertentu. pencetus tertinggi berupa makanan dan minuman tertentu, stress emosional, perubahan pola tidur dan menstruasi. tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara makanan dan minuman tertentu, stress emosional, perubahan pola tidur dan menstruasi terhadap nyeri kepala migren. menggunakan desain penelitian deskriptif analitik case control dengan 32 sampel migren dan 32 sampel bukan migren. pengambilan sampel dilakukan di poli klinik saraf rsud dr. zainoel abidin banda aceh dari tanggal 23 agustus- 22 oktober 2010. data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis dengan menggunakan metode chi square (x2). hasil penelitian menujukkan terdapat hubungan antara makanan dan minuman tertentu (monosodium glutamat) terhadap nyeri kepala migren (x2= 21,64) dan x2 tabel adalah 6,635 (a = 0,01; dk= 1 ), or= 39,86, rr = 13,80. tidak terdapat hubungan antara stress emosional dengan nyeri kepala migren (x2 = 1,04). tidak terdapat hubungan antara perubahan pola tidur dengan nyeri kepala migren ( x2= 0,00). tidak terdapat hubungan antara menstruasi dengan nyeri kepala migren (x2 = 2,61). kata kunci: menstruasi, migren, stres, pola tidur
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN MAKANAN DAN MINUMAN TERTENTU,RNSTRESS EMOSIONAL, PERUBAHAN POLA TIDUR, DAN MENSTRUASI TERHADAP NYERI KEPALA MIGREN. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2011
Baca Juga : HUBUNGAN DURASI DAN KUALITAS TIDUR DENGAN MIGREN PADA MAHASISWA PENDIDIKAN DOKTER UNIVERSITAS SYIAH KUALA (Aulia Nugraha, 2016)
Abstract
Baca Juga : HUBUNGAN POLA MENSTRUASI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) KOTA BANDA ACEH (Nadhira Nisrina, 2023)